Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Rangkul Pemuda, Perkuat Kesadaran Jaga Kamtibmas Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 415-04/Muara Bulian Patroli Terpadu Bersama Tim Karhutla dan Warga Babinsa Koramil 415-12/Pasar Bersama Dinsos dan Pemerintah Kelurahan Evakuasi ODGJ Secara Humanis Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat, Babinsa Koramil 415-09/Telanaipura Gelar Komsos di Sungai Putri Semarak HUT ke-1 Kodam XX/TIB, Kodim 0415/Jambi Gelar Jalan Santai Bersama Keluarga Besar TNI

Home / Opini

Sabtu, 26 April 2025 - 13:33 WIB

Loreng di Ladang: Babinsa Menjaga Negeri dari Desa, Mengabdi Tanpa Batas

Oleh: Letkol (Purn) Firdaus

Di tengah desa yang tenang, di antara sawah yang membentang dan sungai yang mengalir deras, ada sosok yang senantiasa hadir dengan semangat dan tekad melindungi rakyat. Dia adalah Babinsa—Bintara Pembina Desa, seorang prajurit TNI yang memilih pengabdian di jantung kehidupan bangsa.

Tidak hanya membawa senjata, Babinsa membawa harapan. Dalam peluhnya yang bercucuran di ladang, dalam langkahnya yang mantap di setiap perbatasan, terpatri cinta untuk negeri. Ia bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga pemersatu rakyat, penguat ketahanan pangan, dan pembina setiap langkah kemajuan masyarakat desa.

Babinsa dan Ketahanan Pangan: Dua Pilar Bangsa

Babinsa tidak hanya menjaga kedamaian, namun juga berperan dalam ketahanan pangan. Ia turun langsung ke sawah, bergotong royong dengan petani, memperbaiki irigasi, dan membantu mencarikan solusi ketika musim gagal panen. Ketika rakyat kelaparan, Babinsa hadir memberikan harapan dengan segenap daya dan upaya. Dengan tangan yang terampil dan tekad yang kuat, Babinsa memastikan pangan rakyat tetap terjaga.

Baca :  Merawat Indonesia: Saat Rasa, Paham, dan Semangat Kebangsaan Diuji

Peran Babinsa ini juga sejalan dengan program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas utama Presiden Prabowo Subianto. Sebagai kepala negara yang juga berlatar militer, Presiden Prabowo mendorong optimalisasi peran TNI—khususnya Babinsa—untuk mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat cadangan strategis nasional. Dalam konteks ini, Babinsa bukan hanya pelaksana teknis, melainkan juga garda depan yang menjembatani aspirasi petani dengan kebijakan pemerintah pusat.

Tugas Mulia yang Membentuk Karakter

Babinsa bukan hanya sekadar prajurit. Ia adalah pembina. Tugasnya yang mulia mencakup banyak hal—dari menjaga keamanan hingga memberikan penyuluhan bela negara. Ia menjadi guru bagi generasi muda, pelindung bagi masyarakat, dan penggerak semangat persatuan di tingkat desa. Setiap langkahnya bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk menjaga masa depan bangsa.

Baca :  Komsos Jadi Sarana Pererat Hubungan Babinsa dan Masyarakat di Danau Teluk

Sebagai bagian dari sistem pertahanan semesta, Babinsa juga melatih satuan perlawanan rakyat, membina komunikasi sosial, dan menjadi pengawas fasilitas vital di wilayah binaannya. Semua dilakukan dengan pendekatan humanis, bersahabat, dan selalu mengutamakan persatuan dan kesatuan.

Menguatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat

Di balik lorengnya, Babinsa adalah simbol dari kemanunggalan TNI dan rakyat. Bersama masyarakat, ia menguatkan semangat kebersamaan, memperkokoh rasa persatuan. Ketika rakyat berbicara, Babinsa mendengarkan. Ketika masyarakat membutuhkan, Babinsa hadir. Ia adalah jembatan antara TNI dan rakyat, mempererat hubungan keduanya dalam semangat gotong royong.

Di balai desa, di surau kecil, atau di pematang sawah—Babinsa selalu hadir, tanpa pamrih. Ia bukan hanya bagian dari militer, tapi bagian dari denyut nadi masyarakat itu sendiri.

Babinsa di Mata Rakyat

Bagi anak kecil, Babinsa adalah pahlawan yang tersenyum.

Bagi ibu, ia adalah saudara yang hadir saat bencana.

Baca :  Babinsa Telanaipura Bangun Kedekatan dengan Warga dan Perangkat RT di Kelurahan Beliung

Bagi petani, ia adalah teman seperjuangan di ladang.

Bagi bangsa, ia adalah pilar pertahanan yang teguh di tingkat desa.

Kesimpulan: Menjadi Pelindung yang Dicintai

Babinsa bukan hanya seorang prajurit. Dalam tubuhnya mengalir semangat perjuangan yang tulus. Dalam hatinya terpatri cinta untuk rakyat. Ia hadir dengan ketulusan, memberikan segala yang terbaik tanpa pamrih. Dalam setiap derap sepatunya, ada suara hati rakyat yang mengiringi langkahnya.

Babinsa adalah bukti bahwa kekuatan sejati TNI terletak bukan hanya pada senjata, tetapi juga dalam cinta dan pengabdian kepada rakyat.

Penulis, Letkol (Purn) Firdaus, adalah seorang purnawirawan TNI Angkatan Darat yang semasa dinasnya pernah bertugas di satuan Koramil, Kodim, dan Korem. Pengalaman tersebut membuatnya memahami dengan utuh peran Babinsa sebagai penjaga garis depan pertahanan negara dari desa, sekaligus pelayan rakyat dalam arti yang sesungguhnya.**

Share :

Baca Juga

Opini

10 KEUNTUNGAN BERPUASA MENURUT DR. HANS

Opini

Maklumat Yogyakarta: Seruan Tegas untuk Mengembalikan Sistem Kelembagaan NKRI yang Dikhianati

Opini

PWI Provinsi Jambi Harus Menjadi Rumah Besar Wartawan

Opini

Manfaat Puasa bagi Tubuh Kita

Opini

45 Menit Ngobrol Asyik Bersama Yan Iswara Rosya Sang “Nakhoda” OJK Jambi

Opini

Sombong Itu Warisan Iblis, Rendah Hati Itu Jalan Nabi

Opini

Media Massa Bagi Kepentingan Calon Kepala Daerah

Opini

Menemukan Kekuatan dalam Setiap Langkah