Babinsa Desa Awin Bantu Warga Turunkan Material Bangunan, Wujud Nyata Kepedulian TNI Babinsa Kelurahan Selamat Dampingi BPN dan PN Jambi Lakukan Pencocokan Lahan Sengketa, Pastikan Berjalan Aman dan Tertib Babinsa Paal Merah Bersama Warga Gotong Royong Cor Jalan Lingkungan, Wujudkan Akses yang Aman dan Nyaman Pererat Silaturahmi, Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Komsos Bersama Warga Desa Bukit Subur Babinsa Payo Selincah Ajak Warga Gotong Royong Bersihkan Parit, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

Home / Opini

Minggu, 7 Desember 2025 - 08:41 WIB

Forkopimda Muara Enim Perkuat Komunikasi Dua Arah dengan Masyarakat

FOTO: Marsidi/SriwijayaDaily

FOTO: Marsidi/SriwijayaDaily

Muara Enim, SriwijayaDaily.com – Selama ini kita sering mendengar Forkopimda.Namun seperti apa Forkopimda yang sesungguhnya dan bagaimana skema komunikasi yang elok sehingga tercipta komunikasi dua arah humanis dan objektif.

Diketahui bahwasanya Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) adalah forum vital untuk komunikasi, koordinasi, dan sinergi antara pimpinan eksekutif (Bupati/Wali Kota), legislatif (DPRD), serta unsur TNI, POLRI, Kejaksaan dan Pengadilan di tingkat daerah.

Forkopimda yang bertujuan membahas dan menyelesaikan isu pemerintahan umum, pembangunan, keamanan, serta ketertiban masyarakat, dengan komunikasi sebagai jantung untuk mencapai kesepahaman dan solusi bersama demi stabilitas dan kemajuan daerah.

Baca :  SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI

Tujuan Utama Forkopimda Dan Peran Komunikasi

Media komunikasi dan Derivatnya merupakan bentuk serta upaya koordinasi sebagai salah satu wadah utama untuk bertukar pikiran, informasi, dan menyelaraskan langkah meskipun konsep dinamika akan menjadi faktor dominan dan bukan sebagai faktor etiologi.

Skema dan konsep dan peran aktif komponen masyarakat dalam mendukung pemerintahan secara umum dan menunjang kelancaran pelaksanaan urusan pemerintahan umum sesuai UU No. 23 Tahun 2014.

Baca :  Ketika Kritik Disebut "Antek Asing" dan "Londo Ireng"

Update dan saran positif masyarakat dan solusi terhadap isu-isu faktual, keamanan, dan ketertiban yang kompleks di daerah merupakan simbol dari sebuah wujud sinergi pembangunan.

Membangun harmonisasi antar-instansi dan upaya menjalin komunikasi yang elok dengan masyarakat adalah bentuk upaya positif dalam mendukung keberhasilan program pembangunan dan pelayanan publik yang lebih efektif.

Skema dan pintu masuk elemen masyarakat baik berupa diskusi dan tanya jawab dengan media dan LSM untuk mendapatkan masukan konstruktif termasuk memperkuat komunikasi antar OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait hingga ke level terdepan baik di level pedesaan, kecamatan hingga pemangku kepentingan strategis.

Baca :  Di Balik Batu Domino: Pelajaran Kehidupan dari Sebuah Permainan

Disadari atau tidak ,tanpa komunikasi yang baik, sulit mencapai kesamaan visi, persepsi, dan tujuan bersama.

Pada akhirnya dan meskipun dianggap tabu, komunikasi terputus (“ghosting”) lambat laun akan membentuk tirani dan menyulitkan membaca pesan implisit bagi pemangku kebijakan strategis dan terbaca sebagai pesan publik yang mudah dimengerti. **

Salam Sejawat

Marsidi

Share :

Baca Juga

Opini

Ilusi Perwakilan Rakyat: Membongkar Realitas Legislasi di DPR RI

Opini

Belajar dari Pohon: Daun Tidak Harus Indah, Akar Harus Kuat

Opini

Semua Berlalu dengan Begitu Saja

Opini

PENGUASA TANPA NURANI: PEMAGARAN LAUT 30,16 KM DI TANGERANG, BANTEN – KEZALIMAN TERSTRUKTUR DAN PENGKHIANATAN BELA NEGARA!

Opini

Reuni Akmil 1989 di Pussenif Bandung: Merajut Kebersamaan dan Memperkuat Silaturahmi

Opini

Menabur Kebaikan dan Kesabaran, Kunci Kesejahteraan dan Ketenangan

Opini

Satgas TMMD Rehabilitasi Madrasah di Desa Teluk Kuali, Bantu Akses Pendidikan Berkualitas

Opini

Menjaga Kesempurnaan Ibadah: Zakat Fitrah, Waktu, dan Ketepatan Penyalurannya