MUARA TEMBESI, JAMBI — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat melalui kolaborasi lintas pihak. Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Kodim 0415/Jambi, Serda Winaryo, bersama tim Manggala Agni menyusun strategi sosialisasi yang lebih efektif di Desa Jangga Baru, Kecamatan Batin XXIV, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Manggala Agni tersebut difokuskan pada perencanaan metode penyampaian materi sosialisasi agar dapat menjangkau masyarakat secara luas dan tepat sasaran. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas edukasi kepada masyarakat terkait bahaya karhutla.
Dalam pembahasan, Babinsa dan tim Manggala Agni merancang pendekatan persuasif yang diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat, khususnya dalam menghindari praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar.
Serda Winaryo menegaskan bahwa dampak karhutla tidak hanya dirasakan pada sektor lingkungan, tetapi juga berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi.
“Kami ingin sosialisasi yang dilakukan benar-benar efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat, sehingga kesadaran untuk tidak membakar lahan semakin meningkat,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah potensi kebakaran sejak dini.
Melalui sinergi antara Babinsa dan Manggala Agni, diharapkan upaya pencegahan karhutla di wilayah Muara Tembesi dapat berjalan lebih optimal, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan berkelanjutan. (Kabul/red)










