Cegah Karhutla Sejak Dini, Babinsa Koramil Muara Bulian Gencarkan Patroli dan Sosialisasi kepada Warga Babinsa Kenali Asam Bawah Hadiri Safari Subuh Berjamaah, Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan Umat Babinsa Koramil Muara Tembesi Berikan Pembekalan Persyaratan Administrasi Pendaftaran TNI kepada Siswi MAN 2 Batanghari Babinsa Koramil Sebapo Pantau Perbaikan Jalan Desa, Serap Aspirasi Warga di Suka Makmur Melalui Komsos, Babinsa Koramil Mersam Perkuat Semangat Persatuan dan Kedekatan dengan Warga

Home / Opini

Sabtu, 28 Juni 2025 - 08:08 WIB

Silaturahmi Tak Terduga: Jurnalis Rosyid Temukan Sahabat Lama di Tengah Liburan Keluarga ke Batam

Batam – Liburan adalah waktu untuk bersantai, namun bagi M. Rosyid — seorang jurnalis asal Jambi — liburan kali ini menyimpan makna yang jauh lebih dalam. Saat mengunjungi Kota Batam bersama keluarganya, Rosyid tanpa sengaja bertemu kembali dengan adik kelasnya semasa SMA, setelah lebih dari dua dekade berpisah.

Perjalanan dimulai sejak Minggu (22/6), ketika Rosyid beserta istri dan anak-anaknya menjelajahi destinasi wisata unggulan Batam. Hamparan pantai-pantai indah dengan pasir putih dan laut biru menjadi latar sempurna untuk melepas penat dari rutinitas jurnalistiknya. Batam yang dikenal sebagai gerbang wisata bahari, memberikan pengalaman liburan menyegarkan, ditambah kuliner khas yang menggugah selera.

Baca :  KSAL Pimpin Pergantian Enam Jabatan Strategis TNI AL

Namun, kejutan sesungguhnya hadir pada Jumat (27/6), ketika Rosyid mengunjungi Panbil Mall. Di sanalah ia tanpa sengaja bertemu Waluyo, adik kelasnya semasa SMA Tri Sukses Natar, Lampung Selatan, angkatan 2004. Waluyo yang kini menetap di Batam dan berprofesi sebagai tenaga marketing properti, menyapa Rosyid dengan penuh kehangatan. Momen itu seketika membangkitkan nostalgia masa remaja yang lama tertinggal.

Baca :  Menjaga Kesempurnaan Ibadah: Zakat Fitrah, Waktu, dan Ketepatan Penyalurannya

“Kami terakhir bertemu lebih dari 21 tahun lalu. Hari ini, Tuhan pertemukan kami kembali dengan cara yang begitu indah. Saya terharu, karena silaturahmi ini bukan hanya soal pertemanan lama, tapi juga tentang rasa syukur dan kebersamaan,” ujar Rosyid saat diwawancarai.

Keduanya melanjutkan pertemuan tersebut dengan makan bersama di restoran Ayam Cobek Juara yang ada di mall tersebut. Sambil menikmati hidangan khas dan minuman penyegar, Rosyid dan Waluyo saling berbagi cerita tentang keluarga, pekerjaan, dan mimpi-mimpi yang masih menyala.

Baca :  Inovasi Batik Tapis, Upaya Menjaga Tradisi Lampung Tetap Relevan

Bagi Rosyid, momen ini adalah bukti nyata bahwa takdir bisa mempertemukan kembali dua sahabat lama di tempat dan waktu yang tak terduga. Ia percaya, silaturahmi yang dijaga adalah jalan terbuka menuju berkah umur dan kelancaran rezeki.

Liburan keluarga yang awalnya hanya untuk relaksasi, justru menjadi ruang rekoneksi dengan masa lalu, menguatkan nilai-nilai persahabatan, serta menggambarkan bahwa jalinan kemanusiaan tak lekang oleh waktu maupun jarak. (MR/red)

Share :

Baca Juga

Opini

Paradoks PIK 2: Antara Pengingkaran dan Kenyataan, Siapa yang Bermain di Balik Pagar Laut..?

Opini

Budi dan Fadhil Bertemu…

Opini

“Manifesto Kebangsaan Seri Ketiga: Kedaulatan SDA untuk Kesejahteraan Rakyat — Bukan untuk Segelintir Elite”

Opini

Sombong yang Tak Perlu dalam Bahasa Kekuasaan

Opini

45 Menit Ngobrol Asyik Bersama Yan Iswara Rosya Sang “Nakhoda” OJK Jambi

Opini

Pengkhianatan yang Terulang: Dari Pengungsi Terusir Menjadi Penjajah Kejam

Opini

Meluruskan Paradigma Tentang Ideologi Pancasila

Opini

Jejak Hitam PKI: Dari Sumur Neraka ke Lubang Buaya, Lalu Menjelma Jadi Komunisme Gaya Baru