Tanjung Jabung Timur — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi terus dilakukan secara intensif dan terpadu. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin selaku Plh Dansatgas Karhutla turun langsung mendampingi Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., bersama Kapolda Jambi dalam penanganan karhutla di Desa Sungai Palas, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (27/8/2026).
Di lokasi, rombongan bersama personel gabungan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, serta unsur terkait melaksanakan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik yang masih ditemukan bara api. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam sekaligus mencegah munculnya kembali titik api.
Kehadiran langsung pimpinan daerah di lapangan menunjukkan keseriusan pemerintah bersama aparat dan seluruh unsur terkait dalam mempercepat penanganan karhutla. Kondisi lahan yang mudah terbakar, ditambah cuaca kering, menjadi tantangan tersendiri yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi.
Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin menegaskan bahwa seluruh unsur Satgas Karhutla terus memperkuat sinergi melalui kegiatan pemadaman, patroli, pemantauan, serta upaya pencegahan secara maksimal.
“Penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak. TNI, Polri, pemerintah daerah, stakeholder terkait, dan masyarakat harus bersama-sama mencegah serta menanggulangi kebakaran agar tidak meluas,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran.
Langkah cepat dan kolaboratif ini diharapkan dapat menekan dampak karhutla terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta aktivitas sosial dan ekonomi. Sinergi seluruh komponen juga menjadi kunci untuk menjaga wilayah Provinsi Jambi tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Penrem 042/Gapu
Editor: Firdaus










