Babinsa Koramil 415-09/Telanaipura Dampingi Pembersihan Drainase, Cegah Banjir di Musim Hujan Dandim 0415/Jambi Tegaskan Komitmen Bersama Tolak Aktivitas Geng Motor Demi Keamanan Kota Jambi Patroli Malam Babinsa Koramil 415-11/Jambi Timur Perkuat Keamanan Lingkungan di Tanjung Pinang Ketika Kritik Disebut “Antek Asing” dan “Londo Ireng” Tingkatkan Kemampuan Digital, Pusbekangad Gelar Bimtek Profesi Penerangan

Home / Opini

Sabtu, 28 Juni 2025 - 08:08 WIB

Silaturahmi Tak Terduga: Jurnalis Rosyid Temukan Sahabat Lama di Tengah Liburan Keluarga ke Batam

Batam – Liburan adalah waktu untuk bersantai, namun bagi M. Rosyid — seorang jurnalis asal Jambi — liburan kali ini menyimpan makna yang jauh lebih dalam. Saat mengunjungi Kota Batam bersama keluarganya, Rosyid tanpa sengaja bertemu kembali dengan adik kelasnya semasa SMA, setelah lebih dari dua dekade berpisah.

Perjalanan dimulai sejak Minggu (22/6), ketika Rosyid beserta istri dan anak-anaknya menjelajahi destinasi wisata unggulan Batam. Hamparan pantai-pantai indah dengan pasir putih dan laut biru menjadi latar sempurna untuk melepas penat dari rutinitas jurnalistiknya. Batam yang dikenal sebagai gerbang wisata bahari, memberikan pengalaman liburan menyegarkan, ditambah kuliner khas yang menggugah selera.

Baca :  Ketika Kritik Disebut "Antek Asing" dan "Londo Ireng"

Namun, kejutan sesungguhnya hadir pada Jumat (27/6), ketika Rosyid mengunjungi Panbil Mall. Di sanalah ia tanpa sengaja bertemu Waluyo, adik kelasnya semasa SMA Tri Sukses Natar, Lampung Selatan, angkatan 2004. Waluyo yang kini menetap di Batam dan berprofesi sebagai tenaga marketing properti, menyapa Rosyid dengan penuh kehangatan. Momen itu seketika membangkitkan nostalgia masa remaja yang lama tertinggal.

Baca :  Lamine Yamal Menamatkan Sepak Bola Internasional di Usia 19 Tahun? Dua Trofi Bergengsi Jadi Buktinya

“Kami terakhir bertemu lebih dari 21 tahun lalu. Hari ini, Tuhan pertemukan kami kembali dengan cara yang begitu indah. Saya terharu, karena silaturahmi ini bukan hanya soal pertemanan lama, tapi juga tentang rasa syukur dan kebersamaan,” ujar Rosyid saat diwawancarai.

Keduanya melanjutkan pertemuan tersebut dengan makan bersama di restoran Ayam Cobek Juara yang ada di mall tersebut. Sambil menikmati hidangan khas dan minuman penyegar, Rosyid dan Waluyo saling berbagi cerita tentang keluarga, pekerjaan, dan mimpi-mimpi yang masih menyala.

Baca :  Menyusuri Jejak KH. Kemas Abdussomad, Menyemai Ketahanan Sosial Menuju Kota Jambi Bahagia

Bagi Rosyid, momen ini adalah bukti nyata bahwa takdir bisa mempertemukan kembali dua sahabat lama di tempat dan waktu yang tak terduga. Ia percaya, silaturahmi yang dijaga adalah jalan terbuka menuju berkah umur dan kelancaran rezeki.

Liburan keluarga yang awalnya hanya untuk relaksasi, justru menjadi ruang rekoneksi dengan masa lalu, menguatkan nilai-nilai persahabatan, serta menggambarkan bahwa jalinan kemanusiaan tak lekang oleh waktu maupun jarak. (MR/red)

Share :

Baca Juga

Opini

“Manifesto Kebangsaan Seri Ketiga: Kedaulatan SDA untuk Kesejahteraan Rakyat — Bukan untuk Segelintir Elite”

Opini

Penyamaan Sawit dengan Hutan Alami: Analisis Kritis terhadap Fungsi Ekologis dan Dampak Lingkungan

Opini

Membangun Kepemimpinan Militer yang Berintegritas: Menjadi Teladan di Tengah Dinamika Tugas

Opini

Trias Politica di Persimpangan: Ketika Kekuasaan Saling Menyapa Terlalu Akrab

Opini

Sholat Sebagai Jalan Menyatu dengan Kasih Sayang Allah

Opini

Dari Danrem 042/Gapu ke Tenaga Ahli Lemhannas: Karier Mayjen Rachmad

Opini

“Hari Juang Infanteri ke-76”: Semangat Pantang Menyerah untuk NKRI yang Berdaulat

Opini

RUU Polri: Ancaman terhadap Demokrasi atau Reformasi yang Gagal..?