Cegah Karhutla Sejak Dini, Babinsa Koramil Muara Bulian Gencarkan Patroli dan Sosialisasi kepada Warga Babinsa Kenali Asam Bawah Hadiri Safari Subuh Berjamaah, Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan Umat Babinsa Koramil Muara Tembesi Berikan Pembekalan Persyaratan Administrasi Pendaftaran TNI kepada Siswi MAN 2 Batanghari Babinsa Koramil Sebapo Pantau Perbaikan Jalan Desa, Serap Aspirasi Warga di Suka Makmur Melalui Komsos, Babinsa Koramil Mersam Perkuat Semangat Persatuan dan Kedekatan dengan Warga

Home / Nasional

Rabu, 31 Januari 2024 - 19:43 WIB

Selain Sebar Hoax, KKB Berbaur Dengan Masyarakat Sebagai Tameng

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Tak henti-hentinya menyebar berita bohong atau Hoax, gerombolan Kelompol Kriminal Bersenjata (KKB) pun berbaur dengan masyarakat untuk dijadikan tameng kemudian melancarkan aksi penyerangan dan penembakan kepada Warga Sipil yang telah menjadi targetnya, termasuk pula kepada Aparat Keamanan TNI Polri.

Demikian disampaikan Ws. Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan, S.E., M.M. dalam keterangannnya saat dikonfirmasi terkait perkembangan situasi di wilayah Kab. Intan Jaya, Rabu (31/1/2024).

Berita Hoax ini seperti diwartakan (30/1) di Media Sosial (Medsos), bahwa KKB dan simpatisannya menyebutkan berhasil menembak Prajurit TNI dan mayat Prajurit TNI tersebut membusuk di Titigi. Sedangkan yang terjadi bahwa Prajurit TNI tersebut terkena recoil set atau terkena pantulan peluru saat KKB menembak pagar kantor Bupati Intan Jaya dan saat ini Prajurit TNI ini sudah membaik dan akan bertugas kembali.

Baca :  Pemerintah Umumkan Pemberian THR dan BHR Idulfitri 2026

Termasuk mengangkat isu Patung Yesus yang sebenarnya telah dibahas dan telah diselesaikan oleh Unsur Forkopimda dan Para Tokoh di Intan Jaya.

Baca :  ISPO Didorong Jadi Standar Global, Sawit Indonesia Tembus USD 36,4 Miliar

Terkait kejadian penembakan (29/1) oleh KKB saat tengah berlangsung rapat koordinasi di kantor Pemda Kabupaten Intan Jaya dan mengenai pagar kantor tersebut. Dijelaskan oleh Letkol Inf Candra bahwa gerombolan KKB berbaur dengan masyarakat, kemudian melakukan penembakan mengenai pagar kantor Pemda. Akibatnya pantulan peluru atau recoil setnya mengenai Prajurit TNI Satgas Yonif 330/TD yang membantu mengamankan pelaksanaan Rapat Koordinasi tersebut.

Baca :  Patroli Malam Babinsa Jambi Selatan Perkuat Siskamling dan Kamtibmas

“Modus adalah KKB berbaur dengan Masyarakat dan menjadikan Masyarakat sipil sebagai tameng, lalu melancarkan Aksinya. Cara-cara itu lah yang digunakan gerombolan ini,” tegas Candra.

“Aparat TNI Polri sangat berhati-hati dalam bertindak demi menghindari terjadinya korban dipihak Masyarakat sipil.”

“Kalau gerombolan KKB segala cara digunakan, termasuk mengorbankan warga sipil, membakar rumah warga dan fasilitas umum, serta merampas hasil bumi dan melarang warga beraktivitas di Pasar,” kata Kapendam.

Share :

Baca Juga

Nasional

Letkol Inf Amaraldo Cornelius Resmi Jabat Dandim 0420/Sarko

Nasional

Potret Keakraban Anggota Satgas TMMD Bersama Keluarga Asuh Di Desa Talang Silungko

Nasional

Pemerintah Terbitkan Keppres Penetapan Status Faktual COVID-19 pada 2022

Nasional

Prajurit Yonif 141/AYJP Tetap Semangat Jalankan Tugas Sembari Rayakan Idul Adha di Atas Kapal

Nasional

Antisipasi Bencana Alam, Prajurit Kodim OKU Latihkan Mitigasi Bencana Kepada BPBD Kab. OKU Timur

Nasional

Kunjungi Satuan Markas Denhubrem dan Ajenrem, Danrem 045/Gaya Ingatkan Prajurit Jaga Kehormatan Diri dan Satuan

Nasional

Tim Wasev TMMD Ke-121 Tahun 2024 Tinjau Progres Pembangunan di Kabupaten Muaro Jambi

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden RI Di Sumatera Selatan