Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tebo, Konservasi Gajah Jadi Perhatian Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota Semangat Kebersamaan PERIP Jambi dalam Peringatan HUT ke-67 PEPABRI Di Tengah Kabut Asap Karhutla, PEPABRI Jambi Tetap Semarakkan HUT ke-67 Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Kembali Turun ke Lapangan, Perkuat Penanganan Karhutla di Pulau Mentaro

Home / Ekonomi / Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 19:19 WIB

ISPO Didorong Jadi Standar Global, Sawit Indonesia Tembus USD 36,4 Miliar

PALEMBANG – Pemerintah Indonesia menegaskan kembali posisi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) sebagai instrumen utama dalam memperkuat daya saing industri kelapa sawit nasional di tengah ketatnya tuntutan pasar global.

Dalam Seminar Sesi III Andalas Forum VI bertema “Positioning dan Keberterimaan ISPO Menghadapi Tuntutan dan Tantangan Pasar Global” di Palembang, Kementerian Pertanian menyoroti besarnya kontribusi sektor sawit terhadap ekonomi nasional yang pada 2025 mencapai USD 36,4 miliar serta menyerap sekitar 16,5 juta tenaga kerja.

Baca :  Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga

Direktur Hilirisasi Hasil Perkebunan Ditjen Perkebunan Kementan, Kuntoro Boga Andri, menegaskan bahwa sawit Indonesia kini berada pada tekanan global terkait isu deforestasi, perubahan iklim, dan tuntutan transparansi rantai pasok.

Dalam konteks tersebut, ISPO diposisikan bukan sekadar sertifikasi, melainkan instrumen legitimasi sawit Indonesia di pasar internasional. Sistem ini menekankan kepatuhan hukum, praktik perkebunan berkelanjutan, perlindungan lingkungan, tanggung jawab sosial, hingga transparansi produksi.

Baca :  Pesta Gol di Pakansari! Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1 pada Laga Perdana Piala AFF 2026

“ISPO bukan hanya standar sertifikasi, tetapi wajah Indonesia dalam pengelolaan sawit berkelanjutan,” ujarnya dalam forum yang dihadiri pelaku industri, GAPKI, dan BPDP.

Pemerintah juga mendorong transformasi sistem sawit nasional melalui penerapan wajib ISPO, digitalisasi sertifikasi dan pelacakan (traceability), penguatan pekebun rakyat, integrasi data nasional, serta diplomasi perdagangan berbasis keberlanjutan.

Baca :  Babinsa Hadiri Pelepasan Siswa SDN 10/IV Kota Jambi, Dorong Semangat Lanjutkan Pendidikan

Di tengah krisis energi global, sawit kembali diproyeksikan sebagai penopang biofuel dan energi terbarukan. Namun, pemerintah menegaskan seluruh pengembangan tetap harus berada dalam koridor keberlanjutan.

Andalas Forum VI yang digelar 16–17 April 2026 di Palembang menjadi ruang konsolidasi pemerintah, industri, akademisi, dan pemangku kepentingan untuk merumuskan arah baru industri sawit Indonesia yang berdaya saing global. (Rosyid)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pabung Kodim 0415/Jambi Mayor Inf Beni Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Bukit Kusuma Muarojambi

Nasional

Merawat kerukunan, Babinsa Hadiri Pemilihan Ketua RT

Nasional

Hadiri Safari Ramadhan Di Masjid Nurul Hasanah Bekangdam XVII/Cenderawasih, Kasdam XVII/Cenderawasih Bagikan Tali Asih Kepada Anak Yatim Piatu

Nasional

Tekan Inflasi, Kodim 0405/Lahat Bersama Pemda Lahat Lakukan Gerakan ‘Macak’

Nasional

Kodam XVII/Cenderawasih Semarakkan Hari Sumpah Pemuda Ke-94 Di Bawah Laut

Nasional

Pangdam XVII/Cenderawasih Terima Kunjungan Ketua Lembaga Pengembangan Generasi Papua

Nasional

Dandim 0415/Jambi Raih Juara ke-3 dalam Lomba Karya Jurnalistik TMMD ke-121
Foto: ANTARA

Nasional

Bawaslu Efisienkan Anggaran Pemilu 2024