SRIWIJAYADAILY.COM – Di tengah suasana duka, kehadiran seorang prajurit TNI memberi pesan kuat tentang empati dan kedekatan dengan rakyat. Sabtu, 18 Oktober 2025, Babinsa Kelurahan Buluran Kenali Koramil 415-09/Telanaipura Kodim 0415/Jambi, Sertu Taufik Abu Alam, menghadiri takziah atas meninggalnya Suryani, istri dari Sukron, tokoh masyarakat RT 06 Kelurahan Buluran Kenali, Kecamatan Telanaipura.
Suasana haru menyelimuti rumah duka. Di antara para pelayat, kehadiran Babinsa menjadi penguat moral bagi keluarga almarhum. Dengan sikap tenang dan empati, Sertu Taufik menyampaikan belasungkawa serta doa bagi keluarga yang ditinggalkan. “Babinsa harus hadir bukan hanya saat masyarakat bersuka cita, tetapi juga ketika mereka berduka,” ucapnya.
Menurut Taufik, pembinaan teritorial tidak hanya soal keamanan, tetapi juga membangun kedekatan emosional. Ia menegaskan bahwa TNI lahir dari rakyat dan berkewajiban hadir merasakan apa yang dirasakan warga. “Kami ingin selalu dekat dengan masyarakat, karena TNI berasal dari rakyat dan berjuang untuk rakyat,” katanya.
Keluarga almarhum menyambut hangat kehadiran TNI. Mereka merasa tidak sendiri menghadapi duka. “Kehadiran beliau memberikan ketenangan bagi kami,” ujar salah satu anggota keluarga dengan mata berkaca-kaca.
Peristiwa ini menegaskan bahwa peran TNI tidak terbatas pada menjaga wilayah dan keamanan negara. Di balik seragam hijau, ada rasa kemanusiaan yang terus dirawat. Empati dan solidaritas menjadi bagian dari jati diri prajurit.
Kegiatan takziah ini menjadi cermin kemanunggalan TNI dan rakyat, sebuah hubungan yang tidak dibangun oleh slogan, tetapi oleh tindakan nyata di tengah kehidupan masyarakat.**










