JAMBI — Kepedulian terhadap sesama terus dirawat keluarga besar Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (PEPABRI) Kota Jambi. Sejumlah anggota PEPABRI yang tergabung dalam BSPP (Bantuan Sosial Peduli Purnawirawan) Kota Jambi melaksanakan kunjungan sosial dengan membesuk Peltu Purn Muryanto, yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Dr. Bratanata (DKT) Jambi, Sabtu (12/9/2026).
Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda sosial, tetapi menjadi wujud nyata rasa kepedulian dan setia kawan terhadap sesama purnawirawan yang sedang mengalami kondisi kurang sehat.
Peltu Purn Muryanto saat ini menjalani perawatan di Ruang Eka Paksi Nomor 14 Rumah Sakit Dr. Bratanata DKT Jambi, setelah sebelumnya dirawat di Ruang Eka Paksi Nomor 20.
Kabar mengenai kondisi Peltu Purn Muryanto mendapat perhatian dari rekan-rekan seperjuangan. Tim besuk kemudian berinisiatif datang untuk memberikan dukungan moril sekaligus mendoakan agar beliau segera diberikan kesembuhan.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah anggota tim besuk yang tergabung dalam BSPP PEPABRI Kota Jambi turut hadir. Mereka di antaranya Mayor Purn M. Arifin CPM, Kompol Purn Agus Ruhimat, Peltu Purn Imam Sudrajat, Sertu Purn Hernadi, Peltu Purn Samikun, Faisal Gumay, Pelda Purn E. Simanungkalit, Peltu Purn T. Simajuntak, Sertu Purn Ermedi (Tropas), serta Ny. Junaidi 76.
Kehadiran mereka berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Sapaan hangat, perhatian dan doa menjadi bagian dari kunjungan tersebut.
Bagi keluarga besar PEPABRI, kehadiran sahabat seperjuangan ketika salah seorang anggota sedang sakit memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar sebuah kunjungan.
Ada semangat persaudaraan yang ingin terus dipertahankan.
Masa pengabdian memang telah berakhir. Seragam dinas sudah lama dilepas. Pangkat dan jabatan tidak lagi menjadi ukuran. Namun, hubungan batin yang terbentuk selama menjalani pengabdian tetap menjadi ikatan yang menyatukan.
Jiwa korsa tidak berhenti ketika masa dinas selesai.
Justru dalam kehidupan sebagai purnawirawan, nilai-nilai kebersamaan tersebut semakin penting untuk dirawat. Salah satunya melalui kepedulian terhadap sesama, terutama ketika ada saudara seperjuangan yang sedang menghadapi ujian kesehatan.
Kegiatan BSPP PEPABRI Kota Jambi menunjukkan bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan dalam sesuatu yang besar. Terkadang, kehadiran, sapaan, doa dan dukungan moral sudah cukup memberikan kekuatan bagi seseorang yang sedang menjalani masa sulit.
Bagi Peltu Purn Muryanto, kedatangan sahabat-sahabat seperjuangan tentu menjadi penyemangat tersendiri dalam menjalani proses perawatan.
Di sisi lain, bagi anggota BSPP yang datang membesuk, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk kembali mempererat tali silaturahmi sekaligus menunjukkan bahwa hubungan persaudaraan tetap terjaga meski masing-masing telah menjalani kehidupan setelah masa dinas.
Semangat itu juga tercermin dari pesan yang disampaikan keluarga besar PEPABRI bahwa api persatuan, kesatuan dan kekompakan tidak boleh pernah redup.
Api persatuan bukan hanya slogan organisasi. Ia harus diwujudkan dalam kehidupan nyata melalui sikap saling menghargai, saling membantu dan saling menguatkan.
Ketika ada saudara yang sakit, yang lain hadir. Ketika ada yang membutuhkan dukungan, sahabat seperjuangan tidak tinggal diam.
Inilah salah satu bentuk nyata menjaga marwah persaudaraan purnawirawan.
Seiring bertambahnya usia, silaturahmi menjadi semakin berharga. Pertemuan yang mungkin dahulu berlangsung hampir setiap hari ketika masih aktif berdinas, kini menjadi sesuatu yang harus sengaja dijaga.
Karena itu, kegiatan sosial seperti besuk purnawirawan yang sakit memiliki nilai kemanusiaan yang sangat kuat.
Tidak ada lagi kepentingan pangkat ataupun jabatan. Yang tersisa adalah rasa persaudaraan sebagai sesama orang yang pernah mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
Dari ruang perawatan Rumah Sakit Dr. Bratanata DKT Jambi, pesan itu kembali terasa: persaudaraan tidak boleh berhenti hanya karena masa pengabdian telah selesai.
Rombongan pun menyampaikan doa agar Peltu Purn Muryanto segera diberikan kesembuhan, kekuatan dan kesehatan serta dapat kembali berkumpul bersama keluarga dan rekan-rekan seperjuangan.
Doa yang sama juga ditujukan kepada keluarga yang mendampingi selama menjalani perawatan agar diberikan kesabaran, ketabahan dan kesehatan.
Kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah organisasi tidak hanya terlihat dari besarnya kegiatan yang mampu dilaksanakan. Lebih dari itu, kekuatan organisasi tercermin dari bagaimana anggotanya saling peduli ketika salah seorang sedang membutuhkan.
BSPP PEPABRI Kota Jambi hadir dalam semangat sederhana: peduli, menguatkan dan menjaga persaudaraan.
Sebab, setelah seragam dilepas dan masa dinas berakhir, masih ada satu hal yang tidak boleh ikut berakhir—tali silaturahmi dan jiwa korsa.
Sekali terucap api persatuan, maka persatuan, kesatuan dan kekompakan harus terus menyala. Jayalah PEPABRI, kuat dalam persaudaraan dan tetap hadir dalam suka maupun duka. (BL)










