Delapan Dekade Persit, Peran Pendamping Prajurit Kian Strategis Hadapi Tantangan Global, Danrem 043/Gatam Tekankan Profesionalisme Prajurit Kodim 0424/Tanggamus TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Danrem 043/Gatam Tekankan Percepatan Pembangunan Desa Senkom Jambi Siap Turun ke Lapangan, Ikuti Apel Kesiapsiagaan Karhutla dan Pengendalian Massa Babinsa Hadiri Rapat Kampung Bahagia, Perkuat Sinergi Pembangunan Berbasis Komunitas di Thehok

Home / Nasional

Sabtu, 18 Desember 2021 - 10:56 WIB

Wakil Ketua DPR: Segera Cegah Penyebaran Varian Omicron

Sriwijayadaily

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengonfirmasi adanya temuan varian virus Omicron sudah masuk ke Indonesia. Seorang pasien berinisial N, terkonfirmasi Omicron pada 15 Desember. Kasus tersebut terjadi pada seorang pekerja di Wisma Atlet dengan hasil tes yang keluar pada Rabu (15/12/2021) lalu.

GISAID, atau lembaga independen global yang melaporkan varian- varian virus serta sekuennya pun mengonfirmasi bahwa data sequencing tersebut benar adalah Omicron. Selain itu, terdapat lima kasus probable atau kemungkinan infeksi varian Omicron yang kini tengah diselidiki lebih lanjut.

Baca :  Pemerintah Umumkan Pemberian THR dan BHR Idulfitri 2026

Lima kasus probable varian Omicron ditemukan pada dua Warga Negara Indonesia (WNI) dan tiga Warga Negara Asing (WNA). Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Abdul Muhaimin Iskandar, mengatakan bahwa temuan ini menjadi persoalan yang serius sehingga semua pihak harus lebih waspada.

“Kita ingat dulu ketika pertama kali COVID-19 masuk ke Indonesia dengan cepat virus menyebar karena kurangnya kesigapan kita. Begitu pula ketika varian Delta ditemukan, penyebarannya juga begitu cepat. Informasinya varian omicron ini lebih cepat lagi penyebarannya sehingga kita harus lebih sigap lagi,” ujar Muhaimin dalam siaran resminya, Jum’at (17/12/2021).

Baca :  ISPO Didorong Jadi Standar Global, Sawit Indonesia Tembus USD 36,4 Miliar

Ketua Timwas Penanggulangan Bencana DPR itu juga menambahkan jangan sampai lambannya pencegahan penyebaran virus dalam kasus-kasus sebelumnya terulang kembali. Dalam kasus pasien N yang telah dikonfirmasi positif Omicron, ia meminta agar benar-benar diperhatikan dengan cara karantina secara ketat.

Baca :  Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Kenegaraan Try Sutrisno di TMP Kalibata

Selain itu, pesan  Muhaimin, deteksi di pintu-pintu masuk ke Indonesia juga harus lebih ketat lagi. Apalagi, data Kemenkes saat ini varian virus Omicron sudah tersebar di sedikitnya 72 negara. Diketahui, Varian COVID-19 Omicron diyakini berkembang 70 kali lebih cepat dari versi asli Corona dan varian Delta dalam 24 jam. Varian Omicron terdeteksi akhir November di Afrika Selatan.

Share :

Baca Juga

Nasional

On Task Perdana, Aksi Heroik Satgas MTF XXVIII-N/UNIFIL Evakuasi Korban Kapal Tenggelam Di Laut Mediterania

Nasional

Anak-Anak Di Papua Bahagia, Terima Alat Tulis Dari Satgas TNI 711/Rks

Nasional

Pacu Semangat Para Anggota, Kodim 0419/Tanjab Melaksanakan Senam SKJ 88

Nasional

Dankoopssus TNI Tutup Latihan Bersama Pasukan Khusus TNI dan PAT US SOCPAC

Nasional

TNI AD Mulai Pembangunan Mess Bintara dan Tamtama Kostrad di Jakarta

Nasional

Bhakti TNI AD Tangani Banjir Di Kabupaten Lahat

Nasional

Dilantik Jadi Panglima TNI, Agus Subianto Akan Naikkan Tunjangan Uang Lauk Pauk Prajurit TNI

Nasional

Panglima TNI Akan Libatkan Paskhas di Berbagai Penugasan