Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / Nasional

Rabu, 4 Januari 2023 - 14:53 WIB

On Task Perdana, Aksi Heroik Satgas MTF XXVIII-N/UNIFIL Evakuasi Korban Kapal Tenggelam Di Laut Mediterania

On Task Perdana, Aksi Heroik Satgas MTF XXVIII-N/UNIFIL Evakuasi Korban Kapal Tenggelam Di Laut Mediterania

On Task Perdana, Aksi Heroik Satgas MTF XXVIII-N/UNIFIL Evakuasi Korban Kapal Tenggelam Di Laut Mediterania

SRIWIJAYADAILY, Jakarta – KRI Frans Kaisiepo-368 yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-N/United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) saat melaksanakan on task perdananya langsung mendapat kepercayaan dari MTF Commander sebagai On Scene Coordinator dan Tactical Controller pada operasi SAR. Hal ini menindaklanjuti distress signal dan laporan dari LAF Navy perihal adanya kapal pengungsi yang tenggelam pada 40 NM lepas pantai Tripoli, Laut Mediterania.
Sabtu (31/12/2022).

Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 selaku Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh beserta prajurit yang tengah berada di Area of Maritime Operation bergegas menuju lokasi tenggelamnya kapal. Saat pertama kali diidentifikasi, sepertiga badan kapal Yacht yang dimuati 200 pengungsi Syria tersebut sudah tenggelam.

Baca :  Danrem 042/Gapu dan Kapolda Jambi Tinjau Keamanan Wisata Kampung Radja Saat Libur Lebaran

Dengan sigap, KRI Frans Kaisiepo-368 melaksanakan peran MOB (Man Over Board) dan menurunkan kedua sekoci untuk mengevakuasi korban. KRI Frans Kaisiepo-368 juga mengendalikan Kapal Perang Yunani, HS Spetsai-F 453, dua patrol boat dan satu RHIB LAF Navy, serta satu small boat ICRC. KRI Frans Kaisiepo-368 berhasil mengevakuasi korban selamat sebanyak 96 orang yang terdiri dari 18 pria, 21 wanita, dan 57 anak-anak termasuk di dalamnya bayi yang masih berusia 29 hari. Korban meninggal 2 orang terdiri dari 1 wanita berusia 60 tahun dan 1 anak perempuan berusia 5 tahun. Seluruh korban selanjutnya dievakuasi menuju Tripoli, Lebanon untuk penanganan lanjutan oleh UNHCR.

Baca :  Babinsa Kasang Jaya Latih Mental dan Disiplin Pegawai Bea Cukai Jambi

Dalam kesempatan tersebut Letkol Laut (P) John David menyampaikan bahwa peristiwa ini merupakan misi kemanusiaan yang harus menjadi prioritas dan ditangani secara tuntas. “Kita harus laksanakan tugas ini dengan optimal untuk meminimalisir korban meninggal, beri rasa aman dan nyaman serta sikap humanis selama mereka on board untuk menghilangkan trauma”, ujarnya.

Baca :  Kepedulian Tanpa Batas, Purnawirawan Jambi Bersatu Menjenguk Rekan Seperjuangan

MTF Commander, Rear Admiral Michael Busse dari Jerman memberikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan operasi tersebut.”Regarding first day on task especially for KRI Frans Kaisiepo a very tough proof. Solve the distress of the refugee boat. Many souls have been rescued and arrive safely to medical treatment in Tripoli. It showed the fruits of our partnership and readiness. I hope all of you will have promising start in the new year 2023. Great job, Well done”, tegas MTF Commander. (Puspen TNI).

Share :

Baca Juga

Nasional

Koramil Telanaipura Gelar Serbuan Vaksinasi Ke TPA Talanggulo

Nasional

Wujud Sinergitas TNI dengan Masyarakat, Satgas TMMD Kodim Muara Enim Gotong Royong Bangun Mushola

Daerah

Kodam II/Sriwijaya Tertibkan Rudin di Komplek Benteng Kuto Besak

Nasional

Babinsa di Biak Utara Bantu Bersihkan Kebun Kangkung Warga

Nasional

KRI FKO-368 Raih Gelar The Power Host Of MTF

Nasional

Latihan Pratugas Yonarhanud 12/Sbp Resmi Ditutup

Nasional

Kodim 0408/BS Budidayakan Ikan Dengan Kolam Terpal

Nasional

Panglima TNI : Terima Kasih Satuan Pengamanan dan Masyarakat, KTT ke-43 Asean Sukses