Babinsa dan Manggala Agni Perkuat Strategi Sosialisasi Cegah Karhutla Babinsa Gelar Komsos di Desa Pelempang, Perkuat Kedekatan dengan Warga Babinsa Ma Bulian Ikut Gerakan Tanam Nasional, Dorong Ketahanan Pangan di Batanghari Babinsa Lakukan Anjangsana, Ajak Warga Jaga Keamanan dan Kebersihan Lingkungan Babinsa Bantu Warga Pasang Plafon, Perkuat Semangat Gotong Royong di Jambi

Home / Olahraga

Jumat, 17 Mei 2024 - 08:56 WIB

Shin Tae-yong Panggil 22 Pemain Untuk Laga Lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Jakarta, sriwijayadaily.co.id – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memanggil 22 pemain untuk melakoni laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Timnas Indonesia hanya menyisakan dua laga di Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Skuad Garuda bakal menghadapi Timnas Irak dan Timnas Filipina masing-masing pada 6 dan 11 Juni mendatang.

Kedua pertandingan tersebut bakal berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

PSSI telah mengumumkan daftar pemain Timnas Indonesia untuk melakoni dua pertandingan tersebut.

Adapun daftar tersebut diumumkan oleh PSSI melalui laman resmi dan media sosial pada Kamis (16/5/2024) sore WIB.

Baca :  Dramatis! Indonesia Runner-Up Piala Asia Futsal 2026 Usai Kalah Adu Penalti dari Iran

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong total telah memanggil 22 nama untuk memperkuat timnya.

Daftar 22 pemain tersebut masih diisi oleh nama-nama yang menjadi langganan Timnas Indonesia.

Meski begitu, ada beberapa pemain pilar yang tidak dipanggil oleh juru taktik asal Korea Selatan.

Salah satunya adalah bek Ipswich Town yang musim lalu dipinjamkan ke Bristol Rovers, Elkan Baggott.

Shin Tae-yong juga tidak memanggil salah satu pemain andalan di Piala Asia U-23 2024 yaitu Witan Sulaeman.

Nama-nama lain yang tidak dipanggil adalah Marc Klok, Edo Febriansah, Wahyu Prasetyo, Rachmat Irianto, Ramadhan Sananta dan Hokky Caraka.

Maarten Paes, yang baru mendapatkan status WNI pada 30 April 2024 lalu, juga tidak dipanggil.

Baca :  Dari Meja Kopi ke Arena Prestasi: ORADO Jambi Uji Serius Transformasi Domino

Belum diketahui apakah absennya kiper Dallas FC itu terkait dengan proses pindah federasi yang belum rampung.

Sementara itu, tercatat ada 13 pemain yang saat ini berkarier di luar negeri dalam daftar skuad.

Kemudian 10 dari 22 nama dalam daftar skuad merupakan jebolan Timnas U-23 Indonesia di Piala Asia U-23 2024.

Sebagai informasi, Indonesia saat ini bertengger di posisi kedua klasemen Grup F dengan torehan tujuh poin.

Tim Merah-Putih hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan diri lolos ke putaran ketiga.

DAFTAR 22 PEMAIN TIMNAS INDONESIA

Baca :  SSB Golazo U-10 Harumkan Nama Kota Jambi, Raih Juara Tiga Kejurnas JPL

KIPER

Adi Satryo (PSIS)
Ernando Ari (Persebaya)

BEK

Jordi Amat (Johor Darul Takzim)
Justin Hubner (Cerezo Osaka)
Rizky Ridho (Persija)
Muhammad Ferrari (Persija)
Jay Idzes (Venezia FC)
Pratama Arhan (Suwon FC)
Shayne Pattyama (KAS Eupen)
Sandy Walsh (KV Machelen)
Asnawi Mangkualam (Port FC)
Nathan Tjoe-A-On (Swansea FC)
Yance Sayuri (PSM)
Yacob Sayuri (PSM)

GELANDANG

Thom Haye (SC Heerenveen)
Ricky Kambuaya (Dewa United)
Ivar Jenner (Jong Utrecht)
Marselino Ferdinan (KMSK Deinze)

PENYERANG

Dimas Drajad (Persikabo 1973)
Ragnar Oratmangoen (FC Groningen)
Egy Maulana (Dewa United)
Rafael Struick (ADO Den Haag)

Sumber : SUPERBALL.ID

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Gelar Gala Dinner, Ketum KODRAT Jambi Apresiasi Atlet Tarung Derajat Berprestasi di PON Kudus

Olahraga

Ini Jadwal Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2023

Daerah

KONI dan Universitas Muhamadiyah Jambi Kolaborasi untuk Mencetak Atlet Cerdas dan Berprestasi

Daerah

Mat Sanusi Beri Motivasi, Barongsai Jambi Siap Ukir Prestasi di Kejurnas Bali 2025

Daerah

Jabatan Ganda Ketua KONI Provinsi Jambi, Ketika Loyalitas Institusi Dipertaruhkan

Daerah

Haryono, Sosok Pecinta Olahraga yang Siap Majukan Tarung Derajat di Muaro Jambi

Olahraga

Timnas 6 Kali Masuk Final Piala AFF, Saatnya Garuda Muda Juara

Daerah

Dari GOR Kotabaru, Jiwa Sportivitas dan Etika Tarung Derajat Ditempa