Babinsa Paal Merah Dampingi Pemeriksaan Kesehatan Gratis Babinsa Bukit Harapan Hadiri Rapat Panitia Kurban Cegah Karhutla, Babinsa dan Instansi Terkait Intensifkan Patroli Babinsa Sungai Asam Hadiri Pemakaman Warga Babinsa Kenali Asam Bawah Perkuat Sinergi Lewat Komsos

Home / Daerah / Olahraga

Senin, 21 Juli 2025 - 20:32 WIB

Jabatan Ganda Ketua KONI Provinsi Jambi, Ketika Loyalitas Institusi Dipertaruhkan

SRIWIJAYADAILY.COM – Sikap tegas Polda Jambi terhadap polemik jabatan ganda yang diemban AKBP Mat Sanusi sebagai perwira aktif Polri sekaligus Ketua Umum (Ketum) KONI Provinsi Jambi mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk pemerhati olahraga.

Pernyataan tegas itu disampaikan Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia, saat menemui massa aksi damai di depan Mapolda Jambi pada Senin, 21 Juli 2025. Dalam keterangannya, Kombes Pol Mulia menegaskan bahwa AKBP Mat Sanusi harus memilih salah satu dari dua jabatan yang kini dipegangnya.

Baca :  Danrem 042/Gapu Silaturahmi Halal Bihalal ke Forkopimda Jambi Usai Salat Id

“Silakan pilih salah satu. Kalau memilih tetap menjadi Ketum KONI, maka harus mengundurkan diri dari Kepolisian. Tapi jika memilih tetap berdinas sebagai anggota Polri, maka harus melepaskan jabatan di KONI. Ini jelas diatur dalam Undang-Undang Kepolisian,” ujar Kombes Mulia di hadapan peserta aksi.

Sikap tersebut diapresiasi oleh M. Rosyid, salah satu tokoh olahraga di Provinsi Jambi yang dikenal vokal dan aktif membina berbagai cabang olahraga. Ia pernah menjabat sebagai Humas KONI Jambi periode 2021–2024 dan kini masih terlibat di organisasi Pertina, Kodrat, dan FOBI.

Baca :  Urbanus Tafonao: PPN Jambi Dukung Jambi Mantap 2029, Momentum HUT ke-69 Harus Jadi Aksi Nyata

“Saya yakin AKBP Mat Sanusi adalah sosok yang menjunjung tinggi aturan. Saya percaya beliau akan mengikuti arahan pimpinan Polri. Apalagi, beliau memang memiliki kecintaan yang besar terhadap olahraga,” ujar Rosyid saat dimintai tanggapan.

Lebih lanjut, Rosyid menegaskan bahwa jabatan Ketum KONI bukanlah posisi simbolik, melainkan tugas besar yang menuntut dedikasi penuh waktu, tenaga, dan kehadiran langsung di tengah dinamika pembinaan olahraga di provinsi.

“Mengurus olahraga tidak cukup dengan nama besar atau status. Dibutuhkan totalitas dan waktu penuh. Maka sudah tepat bila ada kejelasan sikap demi menjaga integritas dan kelangsungan organisasi,” tegasnya.

Baca :  Perkuat Kemanunggalan, Babinsa Sebapo Bangun Kedekatan dengan Warga Desa Berkah

Ia juga menambahkan bahwa kepatuhan terhadap etika dan aturan adalah fondasi dari kepercayaan publik terhadap institusi negara maupun organisasi olahraga.

Langkah Polda Jambi ini diharapkan menjadi preseden baik bagi para pejabat publik agar lebih menjunjung tinggi profesionalisme dan menghindari konflik kepentingan, demi masa depan olahraga Jambi yang lebih maju, transparan, dan berintegritas. (JT54)

Share :

Baca Juga

Daerah

Solidaritas Tak Pernah Pudar, Pepabri Kunjungi Istri Rekan yang Sakit

Daerah

Prajurit Satran Koarmada II Latihan Deteksi Bawah Air

Daerah

Sembilan Narapidana LP Kalianda Dipindahkan ke Nusakambangan

Daerah

Penindakan Barang Ilegal, Bea Cukai Riau Klaim Selamatkan Uang Negara Rp365,8 Miliar

Daerah

KKP Periksa Usaha Pemanfaatan Ruang Laut di Kepulauan Riau

Daerah

WIJATAX Dukung OJK dan Duta Literasi Keuangan Edukasi Mahasiswa Adiwangsa Jambi

Daerah

HD Terima Kunjungan Miss Grand Indonesia 2022 asal Sumsel

Daerah

Mobil Baru Hiace Premio Siap Jelajahi Desa Muara Enim, Bawa Layanan Kesehatan ke Warga!