TNI AD Tegaskan Babinsa Tidak Miliki Kewenangan Urusan Pajak, Sinergi dengan DJP Sebatas Koordinasi Babinsa Pematang Sulur Hadiri Mediasi Sengketa Tanah Waris, Dorong Penyelesaian Lewat Musyawarah Babinsa Koramil 415-12/Pasar Pererat Silaturahmi dengan Pelaku Usaha Lewat Komsos Babinsa Koramil 415-12/Pasar Pererat Silaturahmi dengan Pelaku Usaha Lewat Komsos Babinsa Olak Kemang Perkuat Sinergi dengan LPM Demi Kondusivitas Wilayah

Home / Daerah / Olahraga

Jumat, 10 April 2026 - 19:28 WIB

Dari Meja Kopi ke Arena Prestasi: ORADO Jambi Uji Serius Transformasi Domino

JAMBI — Upaya mengangkat domino dari sekadar permainan santai menjadi olahraga prestasi mulai diuji secara serius di Kota Jambi. Organisasi Domino Indonesia (ORADO) Cabang Kota Jambi menggelar seleksi atlet melalui Kejuaraan Cabang (Kejurcab) 2026 yang berlangsung di Kopitiam 99 Murni, Jumat (10/4/2026).

Ratusan peserta dari berbagai latar belakang memadati lokasi. Dari pelajar hingga tokoh masyarakat, mereka datang dengan satu tujuan: merebut tiket menuju kejuaraan nasional yang akan digelar di Puncak, Bogor, pada 24–26 April mendatang.

Ketua ORADO Kota Jambi, Henky Setiawan, menyebut seleksi ini bukan sekadar kompetisi, melainkan langkah awal memetakan kekuatan atlet domino daerah. Menurut dia, hanya mereka yang memiliki kecerdasan taktis dan ketahanan mental yang akan dikirim mewakili Jambi ke tingkat nasional.

Baca :  Hasan Basri Harahap Terpilih Aklamasi, Kembali Pimpin IPSI Jambi 2026–2030

“Domino hari ini bukan lagi soal keberuntungan. Ini soal strategi, konsentrasi, dan kemampuan membaca lawan,” kata Henky.

Dukungan datang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jambi. Ketua KONI, Antoni Karya Gumai, menilai langkah ORADO sebagai sinyal kuat bahwa domino tengah bergerak menuju pengakuan sebagai olahraga prestasi.

Namun, ia mengingatkan bahwa perubahan status itu menuntut konsekuensi. Atlet tidak lagi cukup hanya piawai bermain, tetapi juga wajib disiplin, taat aturan, dan menjaga integritas.

Baca :  DRAMA 32 BESAR PIALA DUNIA 2026: Brasil Lolos, Paraguay dan Maroko Ciptakan Kejutan

“Kalau ingin sejajar dengan cabang olahraga lain, maka etika dan regulasi harus ditegakkan,” ujar Antoni.

Di sisi lain, Ketua Pengurus Provinsi ORADO Jambi, Kemas Alfansuri, mengakui jalan menuju legitimasi olahraga tidaklah mudah. Domino masih dibayangi stigma lama—identik dengan warung kopi dan kerap dikaitkan dengan praktik perjudian.

Menurut dia, melalui kompetisi resmi dan pembinaan berjenjang, ORADO berupaya memutus persepsi tersebut. Fokus kini diarahkan pada pembinaan atlet muda untuk menunjukkan bahwa domino memiliki nilai edukatif.

Baca :  Ini Yang Disampaikan Ketua PWI Saat Besuk Sekjen Yang Sedang Sakit

“Kita ingin mengubah ‘meja kopi’ menjadi ‘meja prestasi’. Ketika anak-anak muda berprestasi, stigma itu akan runtuh dengan sendirinya,” ujar Kemas.

Pertandingan yang berlangsung setelah pembukaan memperlihatkan wajah baru domino. Suasana hening, penuh konsentrasi, dengan setiap langkah diperhitungkan secara matang. Denting kartu yang bersentuhan menjadi penanda duel strategi, bukan sekadar hiburan.

Bagi ORADO Kota Jambi, seleksi ini bukan hanya tentang mencari pemenang. Lebih dari itu, ini adalah bagian dari proyek jangka panjang: membuktikan bahwa domino layak berdiri sejajar dengan cabang olahraga lain—bukan lagi sekadar permainan, melainkan ajang prestasi. (Red)

Share :

Baca Juga

Daerah

Disbudpar Jambi Besarkan Upacara Pertempuran Simpang Tiga Sipin sebagai Warisan Sejarah Daerah

Daerah

Kapolda Riau Cek Pabrik Minyak Goreng PT Wilmar Group di Dumai

Daerah

Silaturahmi Idul Fitri 1447 H, LDII Jambi Perkuat Sinergi dengan Wakil Gubernur

Daerah

Pengusaha Mobil di Jambi Tewas Dirampok, Pajero Dibawa Kabur

Daerah

Kebun Raya Katingan, Satu-satunya Bertema Koleksi Tumbuhan Buah Tropis

Daerah

Budi Setiawan: Musprov POBSI Jambi 2025, Momentum Perkuat Pembinaan Atlet

Olahraga

Saksikan Final Liga Santri Piala KASAD Zona Sumsel Antara Tim Nurul Hasan vs Raudhatul Ulum

Daerah

Dua Sertifikat Tanah Milik Muhammad Nurdin Belum Ditemukan, Pencarian Masih Berlanjut