Irwansyah Kembali Pimpin PWI Kota Jambi, Tegaskan Komitmen pada Etika dan Profesionalisme Pers Ketum PWI Pusat Ajak Keluarga Besar PWI Provinsi Jambi Jaga Kekompakan Babinsa Kelurahan Murni Kawal Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Babinsa Pasir Panjang Sambangi Pengrajin Mebel, Dukung Pengembangan UMKM Babinsa Koramil Muara Tembesi Hadiri Sosialisasi P4GN, Dukung Terwujudnya Kampung Bebas Narkoba

Home / Daerah

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 19:46 WIB

Ricardo Sianturi Soroti Dugaan Pelanggaran Perusahaan Sawit di Jambi, ETH Siap Kawal Penegakan Hukum

SRIWIJAYADAILY.COM – Ketua Elang Tiga Hambalang (ETH) Provinsi Jambi, Ricardo Sianturi, menyoroti dugaan praktik curang sejumlah perusahaan perkebunan sawit di wilayah Jambi yang dinilai tidak taat aturan dan berpotensi merugikan negara.

Ricardo menegaskan bahwa masih banyak perusahaan sawit yang beroperasi tanpa izin yang jelas, menunggak pajak, dan terlibat konflik dengan masyarakat terkait batas lahan. Ia menyerukan agar aparat penegak hukum menindak tegas oknum pengusaha yang melakukan pelanggaran.

Baca :  Babinsa Koramil Muara Bulian Perkuat Keakraban dan Kekompakan Bersama Warga Lewat Komsos

“Kami akan mendorong agar penegakan hukum berjalan transparan dan adil. Tidak boleh ada pihak yang kebal hukum, apalagi jika tindakannya merugikan negara dan rakyat,” ujar Ricardo di hadapan awak media, Jumat (3/10/2025).

Menurut Ricardo, praktik manipulasi pajak dan penyalahgunaan izin di sektor perkebunan sawit harus segera dihentikan karena berdampak langsung terhadap perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat. Ia menilai, perlu sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat untuk menegakkan aturan di sektor tersebut.

Baca :  Pererat Kedekatan dengan Warga, Babinsa Koramil Sebapo Gelar Komsos di Warung Sarapan

Lebih lanjut, Ricardo menyatakan bahwa Elang Tiga Hambalang (ETH) siap berperan aktif mendukung upaya pemerintah dalam memberantas mafia tanah dan praktik ilegal di bidang perkebunan.

“ETH mendukung penuh langkah pemerintah dalam menegakkan keadilan dan memberantas mafia tanah serta perkebunan ilegal. Kami akan selalu berpihak pada kepentingan rakyat dan negara,” tegasnya.

Baca :  Babinsa Olak Kemang Perkuat Kedekatan dengan Warga melalui Monitoring dan Komsos

Pernyataan tersebut mendapat perhatian luas di kalangan masyarakat Jambi, mengingat isu konflik lahan dan pengelolaan perkebunan sawit di daerah ini telah lama menjadi persoalan yang kompleks. Kehadiran organisasi masyarakat seperti ETH diharapkan dapat memperkuat partisipasi publik dalam mengawal transparansi dan kepatuhan hukum di sektor perkebunan.**/M.Rosyid.

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemerintah dan Dunia Usaha Memiliki Tanggung Jawab Sosial untuk Masyarakat

Daerah

Status Quo PAW NasDem Kota Jambi, Kuasa Hukum Gugat DPP hingga KPU

Daerah

Ekonomi Kuat, Sedekah Deras! Pakde Widodo Tanamkan Jiwa Wirausaha pada Guru Ngaji LDII

Daerah

Selamat HUT TNI ke-80: “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju”

Daerah

Keluarga Besar LAN Provinsi Jambi Kompak Sukseskan Tasyakuran dan Aqiqah Putra Ketua

Daerah

Semangat Berdakwah Melalui Karya Tulis, LDII Tanjab Barat Tingkatkan Kapasitas Jurnalistik Bidang KIM

Daerah

HD Temui Pendemo terkait Upah Minimun Provinsi

Daerah

Tiga Calon Ambil Formulir di Hari Pertama, Bursa Ketua KONI Jambi 2025–2029 Langsung Menghangat