Babinsa Koramil 415-09/Telanaipura Dampingi Pembersihan Drainase, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan Babinsa Olak Kemang Sambangi Pedagang Ikan Sungai, Serap Aspirasi dan Dukung Pelaku UMKM Komsos Babinsa Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Desa Sekati Gedang, Wujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Ngopi Bareng, Babinsa dan Polsek Pasar Perkuat Sinergitas TNI-Polri Demi Keamanan Wilayah Babinsa Hadiri Musyawarah Gugus Depan SDN 09/IV Kota Jambi, Dukung Pembinaan Karakter Generasi Muda Melalui Pramuka

Home / Daerah

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 19:46 WIB

Ricardo Sianturi Soroti Dugaan Pelanggaran Perusahaan Sawit di Jambi, ETH Siap Kawal Penegakan Hukum

SRIWIJAYADAILY.COM – Ketua Elang Tiga Hambalang (ETH) Provinsi Jambi, Ricardo Sianturi, menyoroti dugaan praktik curang sejumlah perusahaan perkebunan sawit di wilayah Jambi yang dinilai tidak taat aturan dan berpotensi merugikan negara.

Ricardo menegaskan bahwa masih banyak perusahaan sawit yang beroperasi tanpa izin yang jelas, menunggak pajak, dan terlibat konflik dengan masyarakat terkait batas lahan. Ia menyerukan agar aparat penegak hukum menindak tegas oknum pengusaha yang melakukan pelanggaran.

Baca :  Danramil 415-07/Pelayangan Hadiri Pembukaan MTQ, Tegaskan Komitmen Dukung Generasi Qurani

“Kami akan mendorong agar penegakan hukum berjalan transparan dan adil. Tidak boleh ada pihak yang kebal hukum, apalagi jika tindakannya merugikan negara dan rakyat,” ujar Ricardo di hadapan awak media, Jumat (3/10/2025).

Menurut Ricardo, praktik manipulasi pajak dan penyalahgunaan izin di sektor perkebunan sawit harus segera dihentikan karena berdampak langsung terhadap perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat. Ia menilai, perlu sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat untuk menegakkan aturan di sektor tersebut.

Baca :  Inovasi Batik Tapis, Upaya Menjaga Tradisi Lampung Tetap Relevan

Lebih lanjut, Ricardo menyatakan bahwa Elang Tiga Hambalang (ETH) siap berperan aktif mendukung upaya pemerintah dalam memberantas mafia tanah dan praktik ilegal di bidang perkebunan.

“ETH mendukung penuh langkah pemerintah dalam menegakkan keadilan dan memberantas mafia tanah serta perkebunan ilegal. Kami akan selalu berpihak pada kepentingan rakyat dan negara,” tegasnya.

Baca :  Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Pantau Distribusi BBM di SPBU, Pastikan Penyaluran Berjalan Lancar

Pernyataan tersebut mendapat perhatian luas di kalangan masyarakat Jambi, mengingat isu konflik lahan dan pengelolaan perkebunan sawit di daerah ini telah lama menjadi persoalan yang kompleks. Kehadiran organisasi masyarakat seperti ETH diharapkan dapat memperkuat partisipasi publik dalam mengawal transparansi dan kepatuhan hukum di sektor perkebunan.**/M.Rosyid.

Share :

Baca Juga

Daerah

Bubur Asyura Menjadi Tradisi Masyarakat Tanjab Barat Setiap 10 Muharram

Daerah

Menuju KTT G20, Bali Menggeliat Lagi

Daerah

FOKAL Muara Enim Harapkan Hari Bhakti Adhyaksa Jadi Momentum Memperkuat Kepercayaan Publik

Daerah

Total 43 Korban Meninggal Ditemukan Akibat Erupsi Gunung Semeru

Daerah

Puluhan Hektar Lahan di Riau Terbakar

Daerah

Gandeng Pemkab Tanjab Barat dan Muhammadiyah, Koran RADAR TANJAB Gelar Aksi Sosial 

Daerah

Jambidaily.com Raih Peringkat Pertama Yang Mendapatkan Penghargaan Dari SKK Migas

Daerah

Khotmul Qur’an dan Wisuda Tahfizh RQA Jambi, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani