Sigap! Ratusan Personel Gabungan “Grebek Sungai”, Perbaiki Tanggul di Bandar Lampung Babinsa Fasilitasi Rapat Warga, Cari Solusi Drainase Berbau Danramil Hadiri Sosialisasi P4GN, Dorong Sinergi Lawan Narkoba Babinsa Nongkrong di Bengkel, Serap Informasi dari Warga Babinsa Perkuat Komsos di Pinggir Batanghari, Dekatkan Diri ke Warga

Home / Daerah

Selasa, 9 Agustus 2022 - 06:02 WIB

Bubur Asyura Menjadi Tradisi Masyarakat Tanjab Barat Setiap 10 Muharram

SRIWIJAYADAILY.CO.ID, Tanjab Barat – Salah satu tradisi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat setiap 10 Muharram adalah membuat bubur asyura. Dalam tradisinya, bubur Asyura hanya dimasak pada 10 Muharram atau saat pelaksanaan Puasa Asyura.

Pada tahun 2022,10 Muharram 1444 Hijriah bertepatan pada hari senin, 08 Agustus. Berbarengan dengan pelaksanaan puasa Asyura setiap tanggal 10 Muharram, masyarakat khususnya di daerah Kabupaten Tanjab Barat biasanya memasak bubur Asyura.

Bubur Asyura dibuat untuk disantap bersama, baik oleh mereka yang berpuasa sebagai hidangan untuk berbuka maupun yang tak berpuasa.

Baca :  Danrem 042/Gapu Hadiri Buka Puasa Bersama Polda Jambi, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Biasanya, pembuatannya dilakukan secara berama-ramai dan bergotong royong. Seperti dilakukan warga di RT 07, Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir.

Warga RT 07 Perumahan Selempang Merah ini tak pernah absen membuat bubur Asyura menyambut 10 Muharam,
yang telah menjadi tradisi di lingkungan RT setempat.

Seperti hal yang disampaikan oleh Siti Aisyah Warga BTN Selempang Merah ini bahwa setiap tahun selalu membuat bubur Asyura setiap sepuluh Muharam dan memperingati tahun baru Islam.

Baca :  Safari Ramadhan Danrem 042/Gapu Perkuat Sinergi dengan Forkopimda Tebo

“Semoga selalu di berikan keberkahan, keselamatan dan juga menambah keimanan, serta memperkuat kebersamaan masyarakat dilingkungan RT sekitar.” katanya. Senin (08/08/22)

Sedangkan untuk bahan pembuatan bubur Asyura lanjut Siti Aisyah selain beras ada 40 jenis sayuran dan kacang kacangan serta rempah-rempah yang nanti di campur menjadi satu.

“Setelah selesai pembuatan bubur Asyura, nanti kita bagikan kepada masyarakat sekitar lingkungan sekitar RT,” jelasnya.

Pada tahun tahun kedepannya Ia berharap akan terus melaksanakan kegiatan pembuatan bubur Asyura ini.

Baca :  Silaturahmi Lintas Partai, Membangun Komunikasi Politik yang Harmonis di Kota Jambi

“Karena ini merupakan tradisi masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat, khususnya masyarakat Kuala Tungkal,” pungkasnya.

Terpisah, Juliadi warga Kuala Tungkal yang setiap tahun membuat bubur Asyura, pada tahun ini ia membuat bubur Asyura sebanyak 300 porsi yang nantinya akan dibagikan kepada warga sekitar dan anak yatim.

Menurutnya membagikan atau bersedekah bubur Asyura di bulan Muharram ini merupakan segenap bagian dari ibadah.

“Karena bersedekah di bulan Muharram ini sangat lah lebih bermanfaat,” tukasnya.(**)

Share :

Baca Juga

Daerah

DPRD Kota Jambi Menolak Operasional Helen’s Play Mart, Penyegelan Terus Berlanjut

Daerah

BKPSDM Tanjab Barat Gelar Bimtek Manajemen PNS JPTP dan Administrator

Daerah

FORSGI Kota Jambi Siapkan Atlet Sepakbola U10 dan U12 Ikuti Festival Sepakbola Tingkat Provinsi

Daerah

Suasana Hangat Warnai Halalbihalal dan Arisan PEPABRI Kota Jambi

Daerah

Ini Kisah Bripka Ripal Bopong Remaja Lumpuh Berobat ke Rumah Sakit

Daerah

De Jangek Jambi Gelar Cek Kesehatan Gratis Dukung Program Kota Jambi Bahagia

Daerah

Wakil Ketua Senkom Mitra Polri Provinsi Jambi Ikuti Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi Basah

Daerah

Antisipasi Arak-arakan Malam Tahun Baru, Sejumlah Jalan di Pekanbaru Dialihkan