Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / Daerah / Nasional

Jumat, 10 Desember 2021 - 07:40 WIB

Total 43 Korban Meninggal Ditemukan Akibat Erupsi Gunung Semeru

Sriwijayadaily

Hari ke lima pascaerupsi Gunung Semeru pada Kamis (9/12), tim gabungan terus melakukan upaya pencarian dan pertolongan lanjutan di beberapa lokasi seperti Curah Kobokan, Kajar Kuning, Tambang Satuhan/Kebondeli Utara, Kampung Renteng dan Kebondeli Selatan.

Selain itu, tim lainnya juga terus melakukan pembersihan dan asesmen lanjutan yang difokuskan di Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyatakan, pencarian dan pertolongan serta pembersihan yang dilakukan sejak pukul 05.30 WIB itu sempat dihentikan sementara setelah terpantau awan hitam pekat dan mendung di sekitar Curah Kobokan.

Baca :  Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Kenegaraan Try Sutrisno di TMP Kalibata

“Berdasarkan laporan visual, pada pukul 06.22 WIB, Gunung Semeru tampak jelas dan teramati asap putih tebal yang meluncur ke arah Barat – Barat Daya hingga 1.000 meter,” kata Muhari dalam keteranganya, Kamis (9/12/2021).

Rangkuman laporan dari tim pencarian dan pertolongan di lapangan per pukul 12.00 WIB, jumlah korban meninggal dari erupsi Gunung Semeru bertambah empat orang sehingga totalnya menjadi 43 orang.

Sementara itu, terang dia, warga luka-luka ada 104 orang, yang mana sebanyak 32 orang mengalami luka berat dan 82 lainnya luka sedang.

Baca :  DPD PEPABRI Provinsi Jambi Gelar Halal Bihalal, Pererat Silaturahmi Purnawirawan

Di samping itu, lokasi pengungsian juga mengalami peningkatan menjadi 121 yang terbagi di beberapa titik meliputi Kecamatan Pronojiwo ada 10 lokasi (525 jiwa), Kecamatan Candipuro 10 lokasi (2.331 jiwa), Kecamatan Pasirian 4 lokasi (1.307 jiwa), Kecamatan Lumajang 11 lokasi (335 jiwa), Kecamatan Tempeh 13 lokasi (640 jiwa), Kecamatan Sukodono 9 lokasi (204 jiwa), Kecamatan Senduro 4 lokasi (66 jiwa) dan Kecamatan Sumbersuko 7 lokasi (302 jiwa).

Adapun Kecamatan Padang 3 lokasi (62 jiwa), Kecamatan Tekung 3 lokasi (67 jiwa), Kecamatan Yosowilangun 7 lokasi (89 jiwa), Kecamatan Kunir 7 lokasi (127 jiwa), Kecamatan Jatiroto 3 lokasi (59 jiwa), Kecamatan Rowokangkung 4 lokasi (37 jiwa), Kecamatan Randuagung 6 lokasi (24 jiwa), Kecamatan Ranuyoso 1 lokasi (26 jiwa), Kecamatan Klakah 5 lokasi (45 jiwa), Kecamatan Gucialit 3 lokasi (11 jiwa), Kecamatan Pasrujambe 2 lokasi (212 jiwa), Kecamatan Tempursari 2 lokasi (23 jiwa) dan Kecamatan Kedungjajang 7 lokasi (50 jiwa).

Baca :  LDII, Persinas ASAD, dan Senkom Mitra Polri Salurkan Sembako untuk Warga Tanjab Timur

Sementara itu, kerusakan dan kerugian yang dihimpun meliputi 31 fasilitas umum terdampak, hewan ternak sapi 764 ekor, kambing/domba 648 ekor dan unggas 1.578 ekor.

Share :

Baca Juga

Nasional

Kasad Ziarah ke TMP Kesenden dan Tinjau Pembangunan Masjid Syarif Abdurachman

Nasional

Prajurit Satgas Yonif 143 dan Masyarakat Sambut Pangdam II/Swj di Perbatasan Papua

Nasional

Dalam Rangka HUT Ke-1, Pusat Psikologi TNI Gelar Donor Darah

Nasional

Pay Attention to the Warning Signs of Depression, Suicide Risk

Nasional

Pangdam XVII/Cenderawasih Saksikan Grand Final Turnamen E-Sports Piala Kasad Tahun 2022 Secara Virtual

Nasional

Pastikan Makan Siswa Terjamin, Danrindam II/Swj Sidak Dapur Dodiklatpur

Nasional

Kisah Haru di Balik Pemakaman Serma Anumerta Jefri Elfradus May: Prajurit Setia yang Pergi Meninggalkan Lima Anak

Nasional

Tanam Pohon Jelang HUT Ke-78 Korem, Danrem 041/Gamas: Kita Jaga Alam, Maka Alam Akan Jaga Kita