Jembatan Beton Garuda Tahap III–IV Difungsikan, Akses Pendidikan di Senyerang Membaik Danrem 043/Gatam Hadiri Tradisi Satuan dan Sertijab Pejabat Kodam XXI/RI Babinsa Kasang Jaya Intensifkan Komsos, Pantau Situasi Wilayah Babinsa Bahar Utara Anjangsana ke Warga, Pantau Pembangunan Desa Danramil Jambi Selatan Jenguk Anggota Sakit di RS DKT, Tegaskan Solidaritas Internal

Home / Nasional

Rabu, 20 Desember 2023 - 18:48 WIB

Panglima TNI : Teknologi Informasi Dapat Pengaruhi Negara

SRIWIJAYADAILY. CO.ID – Ketika berbicara bela negara, saat ini hal yang harus dilakukan sebagai bentuk bela negara, bagaimana memahami teknologi dan informasi dapat mempengaruhi keberadaan negara.

Hal itu disampaikan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Agus Subiyanto dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI), yang disampaikan oleh Aster Mayor Jenderal Mochamad Syafei Kasno.

Dalam sambutanya, Panglima TNI memaparkan teknologi telah membuka peluang baru bagi negara yang membutuhkan akses ke informasi yang lebih luas dan lebih cepat.

Baca :  Pemerintah Umumkan Pemberian THR dan BHR Idulfitri 2026

“Teknologi juga telah meningkatkan jangkauan dan kapasitas pengunaan informasi,” katanya.

Namun, lanjutnya, dengan kemajuan teknologi. Ada juga penyalahgunaan informasi oleh kelompok-kelompok tertentu yang dapat merugikan negara.

Panglima yang jago bermain gitar ini juga menegaskan ketahanan nasional juga dipengaruhi oleh pengunaan informasi yang tersebar di media sosial dan internet yang dapat mempengaruhi opini dan sikap masyarakat.

“Oleh karena itu, kita harus memiliki strategi bela negara yang tepat untuk menanggapi informasi yang dapat mempengaruhi keberadaan negara,” tegasnya.

Baca :  Danramil Jambi Selatan Hadiri MUSDA VIII BKPRMI, Dorong Sinergi Pembinaan Pemuda Masjid

Selain itu juga, Panglima menguraikan harus dapat dipastikan informasi yang diterima masyarakat benar dan bermanfaat.

Seluruh masyarakat Indonesia harus bersiap untuk menanggapi ancaman yang muncul dari luar negeri.

“Negara harus memastikan bahwa ancaman tersebut dapat ditanggulangi dengan mengunakan strategi yang tepat, strategi ini haruslah mengacu pada tujuan bela negara dan memastikan ancaman tersebut dapat diselesaikan dengan benar,” tandasnya.

Baca :  Babinsa Pemayung Intensifkan Komsos, Perkuat Harmoni dan Keamanan Lingkungan

Ditambahkan Panglima, masyarakat harus diajarkan untuk bertanggung jawab dalam berbagi informasi dan memastikan informasi yang disebarkan tidak merugikan.

Negara juga harus memastikan tiap individu memiliki akses ke informasi yang benar dan mengajarkan cara yang tepat untuk menyebarkan informasi.

“Dengan demikian bela negara di era digital bagian penting dalam menjaga ketahanan nasional, sehingga perlu bagi negara untuk menerapkan strategi bela negara agar dapat mencegah ancaman dari luar dan dalam,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Ways to Have Missionary Sex inside the Missionary Status

Nasional

Aster Panglima TNI Buka Kursus Pembina Pramuka Trisaka TNI

Nasional

Inilah Wujud Kasih Sayang Satgas TNI 142/KJ Kepada Anak-Anak Papua

Nasional

222 Bintara Otsus Terima Pengarahan Danrem 172/PWY

Nasional

Kendalikan Penularan DBD, Babinsa dan Aparat Kelurahan Lakukan Fogging

Nasional

Satgas Yonif 323 Buaya Putih dari Rakyat untuk Rakyat

Nasional

Kapolda Jambi Tekankan Persatuan dan Anti Kekerasan dalam PBAK UIN STS Jambi

Nasional

Prajurit Yonif Raider 200/BN Tunjukkan Prestasi Pada Kejuaraan Karate Piala Pangdam II/Swj