Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tebo, Konservasi Gajah Jadi Perhatian Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota Semangat Kebersamaan PERIP Jambi dalam Peringatan HUT ke-67 PEPABRI Di Tengah Kabut Asap Karhutla, PEPABRI Jambi Tetap Semarakkan HUT ke-67 Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Kembali Turun ke Lapangan, Perkuat Penanganan Karhutla di Pulau Mentaro

Home / Nasional

Selasa, 11 Juli 2023 - 19:05 WIB

Kendalikan Penularan DBD, Babinsa dan Aparat Kelurahan Lakukan Fogging

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Nyamuk memang jenis serangga paling nyebelin. Jika menggigit tubuh manusia, mungkin efek samping terkecil adalah rasa gatal yang timbul. Namun paling parahnya jika diakibatkan oleh demam berdarah bisa membuat kematian.

Hal inilah yang menyebabkan masyarakat sering kali meminta untuk dilakukan fogging oleh puskesmas atau secara inisiatif melakukan fogging mandiri ditempat tinggalnya.

Fogging atau pengasapan adalah tindakan pengasapan dengan menyemburkan racun berupa insektisida yang bertujuan untuk membunuh nyamuk khususnya pembawa (vektor) penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Namun faktanya tindakan ini hanya membunuh nyamuk dewasa saja tidak untuk larva, telur ataupun jentik nyamuk. Selanjutnya telur, larva atau jentik akan berkembang menjadi nyamuk dewasa.

Baca :  Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Pererat Silaturahmi dengan Warga Lewat Komsos di Desa Bakti Mulya

Kondisi cuaca yang tidak menentu, menghantarkan hujan dengan banyak munculnya genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk vektor penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Aides Aegypti dan Aides Albopictus. Jika tidak segera mendapatkan perawatan dan pengobatan, demam berdarah akan dapat berakibat fatal.

Peduli terhadap munculnya DBD dan dalam rangka mengendalikan penularannya di wilayah, Babinsa Koramil 415-09/Telanaipura Pelda Azhar Median dibantu dengan aparat dari kelurahan Rawasari melakukan fogging di RT. 06 Kel. Rawasari Kec. Alam Barajo kota Jambi, Selasa (11/07/2023).

Baca :  KANS PRANCIS LOLOS 74 PERSEN! OPTA JAGOKAN LES BLEUS KE SEMIFINAL PIALA DUNIA 2026

Menurut Azhar, fogging bukan merupakan cara mencegah satu-satunya perkembangbiakan nyamuk Aedes yang ada di sekitar kita, cara utama dan penting untuk pencegahan nyamuk yaitu dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus, yakni Menguras, Menutup dan Mengubur serta upaya plusnya dengan memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk dan memasang kawat kasa pada ventilasi.

Baca :  Babinsa Bantu Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Paal Merah, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik

“Upaya PSN 3MPlus seringkali diabaikan oleh masyarakat, sehingga perkembangbiakan nyamuk nyaris tidak dapat terkendali. Kesadaran akan timbul manakala ada kasus pasien dilingkungannya yang menderita DBD.” ujar Azhar.

Intinya, menurut Azhar semua masyarakat harus tetap waspada terhadap Demam Berdarah Dengue dan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat dilingkungan masing-masing. Lakukan PSN 3M Plus minimal sekali seminggu ditempat kerja, dirumah dan disekitar lingkungan karena mencegah lebih baik daripada mengobati, tutupnya. (Koramil 09/TP)

Share :

Baca Juga

Nasional

Babinsa Wijayapura Lakukan Jumat Bersih Bersama Pelajar SMA Tri Sukses Jambi

Nasional

Danrem 044/Gapo Hadiri Analisa dan Evaluasi Kerjasama SKK Migas dengan TNI AD di Batam

Nasional

Bina Mental Pelajar, Babinsa Berikan Materi Baris Berbaris

Nasional

Babinsa Koramil 04/Muara Bulian Adakan Komsos di Desa Senaning

Nasional

Buat Terobosan, Korem 172/PWY Gelar Festival Musik Anak Jalanan

Nasional

Babinsa Simpang Rimbo Kawal Pengosongan Rumah Kredit Macet di Perumahan Sunderland

Nasional

Pemilihan Ketua RT Desa Rondang Berlangsung Lancar, Babinsa Pastikan Proses Demokrasi Berjalan Aman

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Gelar Acara Olahraga Bersama untuk Mempererat Hubungan dengan Wartawan dan Komponen Masyarakat