Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tebo, Konservasi Gajah Jadi Perhatian Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota Semangat Kebersamaan PERIP Jambi dalam Peringatan HUT ke-67 PEPABRI Di Tengah Kabut Asap Karhutla, PEPABRI Jambi Tetap Semarakkan HUT ke-67 Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Kembali Turun ke Lapangan, Perkuat Penanganan Karhutla di Pulau Mentaro

Home / Nasional

Senin, 25 Agustus 2025 - 22:43 WIB

Kapolda Jambi Tekankan Persatuan dan Anti Kekerasan dalam PBAK UIN STS Jambi

SRIWIJAYADAILY.COM – Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, menjadi narasumber dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Syaifuddin Jambi, yang digelar di Auditorium Chatib Quzwein, Senin (25/8/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. Kasful, para Wakil Rektor, civitas akademika, serta 2.470 mahasiswa peserta PBAK. Turut hadir pula Direktur Intelkam Polda Jambi Kombes Pol Hendri H. Siregar, Dirbinmas Polda Jambi Kombes Pol Henky Poerwanto, dan jajaran Polda Jambi.

Baca :  Babinsa Bukit Subur Sosialisasikan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau kepada Warga

Dalam paparannya bertema “Wawasan Kebangsaan dan Anti Kekerasan”, Kapolda Jambi menekankan pentingnya generasi muda menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ia mencontohkan perpecahan yang terjadi di Yugoslavia akibat politik agama dan suku, yang berbeda dengan Indonesia yang tetap bersatu melalui Sumpah Pemuda hingga lahirnya Proklamasi Kemerdekaan.

Baca :  Dukung HPN dan Porwanas 2027, Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

“Saya sangat berterima kasih kepada Rektor UIN STS Jambi yang telah mengundang saya. Hari ini saya bertemu dengan generasi muda penerus bangsa Indonesia, khususnya di Jambi. Sebagai generasi muda, kalian harus mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, menjaga persatuan, dan menjauhi perpecahan,” ujar Kapolda Jambi.

Selain itu, Dirbinmas Polda Jambi, Kombes Pol Henky Poerwanto, juga memberikan materi terkait wawasan kebangsaan. Ia menjelaskan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, serta menekankan peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan teladan di masyarakat.

Baca :  Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI

“Mahasiswa adalah kontrol sosial dan agen perubahan. Kalian harus menyebarkan semangat toleransi, menghormati perbedaan, dan menjadi pelajar yang anti kekerasan. Hindari tindakan seperti perundungan, karena hal tersebut dapat berdampak hukum,” tegas Kombes Pol. Henky.**

Share :

Baca Juga

Nasional

Dandim Boven Digoel Pimpin Tanam Padi Di Lahan Unggulan

Nasional

Danramil Telanaipura Anggap IPKB Sebagai Mitra Kerja yang Potensial Ditengah Pandemi Covid-19

Nasional

Dandim 0415/Jambi Bagikan Voucher Kepada Warga Yang Divaksin Di Semua Gerai

Nasional

Pangdam XVII/Cenderawasih Didampingi Ny. Erni Teguh Muji Angkasa Melaksanakan Kunker Di Kab. Asmat

Nasional

Buah Inovasi Tiada Henti, Kasad dan Mentan Panen Raya di Ciemas Sukabumi

Nasional

Prajurit Yonif 147/KGJ Peduli Anak Sekolah

Nasional

TNI-Polri Bersinergi Melatih Linmas Di Merauke

Nasional

Korem 043/Gatam Bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Gelar Bakti Sosial Kesehatan