Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Pilihan Fans, Bukan Sekadar Statistik FOKAL Muara Enim Harapkan Hari Bhakti Adhyaksa Jadi Momentum Memperkuat Kepercayaan Publik Danrem 042/Gapu Tinjau TMMD Ke-129 di Bungo, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat Babinsa Kenali Asam Hadiri Peresmian Bank Sampah Maju Bersama, Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Kasrem 042/Gapu dan Kepala BPBD Jambi Tinjau Lokasi Karhutla di Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Penanganan

Home / Daerah

Kamis, 17 Maret 2022 - 17:27 WIB

Kapolda Riau Cek Pabrik Minyak Goreng PT Wilmar Group di Dumai

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Setelah Wakapolda Riau, Brigjen Tabana Bangun menggelar pertemuan dengan Produsen minyak goreng baru-baru ini. Hari ini Kapolda Riau Irjen Muhammad Iqbal langsung turun ke pabriknya, Kamis (17/3/2020).

Pabrik yang ditinjau Bintang dua ini yakni perusahaan produsen minyak goreng PT Wilmar Group di Kawasan Industri Dumai (KID), berlokasi di Kelurahan Pelintung, Kota Dumai, Riau.

Iqbal menyebutkan, dirinya sengaja turun langsung karena ingin memastikan seluruh proses produksi berjalan baik. Kemudian, sesuai arahan langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Peninjauan ini karena beberapa waktu belakangan, terjadi kelangkaan minyak goreng yang banyak dikeluhkan masyarakat. Dan Polda Riau berkomitmen, untuk mencarikan solusi dengan mengambil sejumlah langkah cepat strategis,” ujar mantan Kapolda NTB ini.

Jebolan Akpol 1991 ini berharap, apa yang menjadi permasalahan yang dihadapi masyarakat, bisa teratasi dan kebutuhan akan minyak goreng, bisa segera terpenuhi.

Dia berharap, setelah turun langsung ke produsen dapat meyakinkan bahwa proses produksi bahan pokok minyak goreng bisa berjalan lancar tanpa kendala.

Baca :  Ponpes Izzatun Nafsi Gelar Tasyakuran Tahun Baru Hijriah 1448 H, Perkuat Komitmen Membangun Generasi Islami

“Saya ingin memastikan semua proses produksi dari hulu ke hilir dari hilir ke hulu berjalan dengan baik. Saya ingin tahu bagaimana sistem kerja Wilmar terkait kelangkaan bahan pokok minyak goreng di tengah-tengah masyarakat,” jelas Iqbal.

Sebelumnya, ungkapnya, fenomena kelangkaan minyak goreng ini sudah menjadi atensi khusus. Sehingga, Polri bersama pemerintah dan stake holder terkait, khususnya di Bumi Lancang Kuning pastinya akan memprioritaskan kepentingan publik.

“Karena itu kami mengingatkan, jangan sampai Riau, khususnya Kota Dumai sebagai lumbung minyak sawit, malah kesulitan minyak. Sehingga kita ingin memastikan tidak ada pelanggaran, apabila ada yang melakukan pelanggaran regulasi langsung tindak tegas,” tegas Iqbal.

Untuk mengatasi kota Dumai,  Iqbal mengatakan, sudah memerintahkan Kapolres Dumai, AKBP Mohammad Kholid untuk berdampingan bersama Pemko Dumai untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng ini.

Baca :  FOKAL Muara Enim Harapkan Hari Bhakti Adhyaksa Jadi Momentum Memperkuat Kepercayaan Publik

“Saya berpesan agar tidak terjadi penyimpangan. Karena dalam situasi seperti sekarang, bisa saja dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab guna mengeruk keuntungan,” pesan Iqbal.

Penerus Irjen Agung ini menyatakan, perintah melakukan pemantauan minyak goreng juga menyasar Kapolres se-Riau.

“Saya sudah perintahkan seluruh Kapolres lainnya di Riau, agar bisa memantau kondisi di pasar. Mereka saya minta pastikan kondisi dalam keadaan normal. Kita sama-sama bekerja sesuai domain masing-masing, dan pesan saya kepada perusahaan jangan merugikan masyarakat,” ungkap mantan Kadivhumas Polri ini.

Sementara itu, merespon peninjauan yang dilakukan orang nomor satu di Polda Riau ini  Wali Kota Dumai, Paisal mengucapkan terima kasih atas kunjungan Irjen Iqbal.

“Kami atas nama Pemko Dumai sangat apresiasi yang setinggi-tingginya karena bapak Kapolda Riau sudah melihat langsung ke tempat produksi di PT Wilmar,” kata Paisal.

Menurut Paisal, kondisi yang terjadi saat ini juga menjadi perhatian serius bagi semua perusahaan yang ada di Dumai.

Baca :  Senkom Mitra Polri Jambi Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi pada HUT Bhayangkara ke-80

“Kami juga berkomitmen dalam mengantisipasi kelangkaan minyak,” ujar Paisal.

Sementara itu, Rahmadsyah selaku Business Unit Head Wilmar Group yang mendampingi kunjungan Kapolda menjelaskan, bahwa pihak KID telah menjadi kluster industri minyak sawit oleh Pemerintah Indonesia. Sehingga minyak sawit menjadi komoditas utama di Provinsi Riau.

Rahmadsyah menjelaskan, pihaknya sampai saat ini telah merealisasikan distribusi 2,5 juta liter minyak goreng kemasan ke pasaran hingga pertengahan Maret ini.

“Hitungan sederhana saja kapasitas sudah 100 persen khusus di wilayah Riau Daratan,” beber Rahmadsyah.

Rahmadsyah tak lupa menyampaikan terimakasih atas kedatangan Kapolda Riau beserta unsur Forkopimda lainnya ke lokasi KID untuk melakukan pemantauan.

“Ini menjadi pandangan yang baik bagi masyarakat bahwa ketersedian bahan pokok minyak goreng cukup di Provinsi Riau, khususnya Dumai,” ujarnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Siswa SMP dan SMA Abdurab Terpapar Corona, Aktivitas Sekolah Ditutup

Daerah

Sebait Doa dan Seekor Sapi: Dari Pengabdian Menuju Kedekatan Ilahi

Daerah

Di Meja Domino, Persaudaraan Wartawan Jambi Ditempa Sejak 12 Agustus

Daerah

Tonggak Peduli Semeru, Dari ‘Ngamen’ Dijalanan Hingga Gedung Teater Arena TBJ

Daerah

BKPSDM Tanjab Barat Gelar Bimtek Manajemen PNS JPTP dan Administrator

Daerah

Halal Bihalal PPI Jambi Berlangsung Hangat, Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

Daerah

Pengajian Thaharah di Masjid Al Mukmin LDII Jambi

Daerah

Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat Baramuda Indonesia Resmi Dilantik, Siap Bela Kepentingan Hukum Rakyat Kecil