Babinsa Koramil 415-09/Telanaipura Dampingi Pembersihan Drainase, Cegah Banjir di Musim Hujan Dandim 0415/Jambi Tegaskan Komitmen Bersama Tolak Aktivitas Geng Motor Demi Keamanan Kota Jambi Patroli Malam Babinsa Koramil 415-11/Jambi Timur Perkuat Keamanan Lingkungan di Tanjung Pinang Ketika Kritik Disebut “Antek Asing” dan “Londo Ireng” Tingkatkan Kemampuan Digital, Pusbekangad Gelar Bimtek Profesi Penerangan

Home / Nasional

Minggu, 26 Mei 2024 - 17:48 WIB

Kapendam Cenderawasih : Tidak Benar RSUD Madi Paniai ditutup oleh TNI Polri

Papua, sriwijayadaily.co.id – Beredar berita HOAX di tengah kehidupan masyarakat di wilayah Kab. Paniai tentang tuduhan adanya pengusiran pasien RSUD Madi dan ruang IGD ditutup oleh Aparat TNI Polri.

Berkaitan berita HOAX tersebut, Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan (26/5) menegaskan bahwa berita yang beredar di Media Sosial tentang adanya pengusiran pasien RSUD Madi Paniai Timur Kab. Paniai dan ruang IGD ditutup oleh Aparat TNI Polri adalah HOAX atau tidak benar.

“Berita yang menyebar itu adalah HOAX yang sengaja dihembuskan oleh OPM dan simpatisannya,” tegas Kapendam.

Baca :  Babinsa Hadiri Pelepasan Siswa SDN 10/IV Kota Jambi, Dorong Semangat Lanjutkan Pendidikan

“Justru saat ini aparat TNI dari Yonif 527 membantu melaksanakan pengamanan RSUD Madi Paniai karena adanya pengaduan dari masyarakat bahwa gerombolan OPM akan membakar RSUD tersebut.”

“Bahkan aparat TNI hadir di RSUD Madi atas permintaan dari Tim Medis karena merasa terancam dari aksi OPM,” imbuhnya.

Terkait adanya video yang beredar bahwa pintu RSUD ditutup dengan cara dipalang, bahkan beredar isu pasien anak-anak tidak diperhatikan dan dipaksa cari rumah sakit lainnya, serta beredarnya foto-foto lama yang kemudian dinarasikan tidak sesuai fakta sebenarnya.

Baca :  Menuju Indonesia Emas 2045, BNN Luncurkan Gerakan Ananda Bersinar pada Puncak HANI 2026

Kapendam mengatakan bahwa telah mengkonfirmasi ke pihak RSUD, pihak RSUD menjelaskan bahwa pihaknya menutup pintu dengan memalang karena kunci pintu rusak, sehingga takut obat-obatan dan alat medis hilang. Demikian pula karena tidak memiliki Dokter spesialis anak, sehingga pasien anak-anak saat ini dialihkan ke RS Deiyai. Diungkapkan pula bahwa foto-foto yang beredar merupakan tidak sesuai fakta terkini.

“Tenaga Medis dan pihak RSUD Madi telah membantah berita HOAX itu. Bahkan menegaskan bahwa pegawai RSUD menutup pintu dengan cara memalang karena takut obat-obatan dan alat medis hilang. Sedangkan pasien anak-anak dialihkan ke RS Deiyai karena tidak memiliki Dokter spesialis anak. Jadi sekarang sudah jelas bahwa TNI tidak pernah mengusir pasien. Foto itu kejadian lama, sedangkan saat ini tidak seperti itu kondisinya. Jadi semua itu pemberitaan HOAX yang sengaja dihembuskan oleh gerombolan OPM dan simpatisannya,” ungkap Candra.

Baca :  Babinsa Bantu Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Paal Merah, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik

“Terbukti dan nyata beberapa waktu lalu (21/5) OPM telah membakar Kios milik warga dan membakar sekolah YPPGI di kampung Madi dan Kopo Kab. Paniai,” tutup Kapendam. (Pendam Cenderawasih)

Share :

Baca Juga

Nasional

Kasad Kick Off Ketahanan Pangan Terpadu Wilayah Kodim 1006/Banjar

Nasional

Kasad : TNI Tetap Netral, Jangan Berlebihan Menarik Kesimpulan Kasus Boyolali

Nasional

Perwira Muda TNI AD Persembahkan Perspektif Indonesia dalam Diskusi Panel Isu Strategis Kawasan Asia Tenggara di Seskoad Amerika Serikat

Nasional

Kodim 0420 Sarko Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Dalam Rangka Peringati Hari Juang TNI AD

Nasional

Kasdam II/Sriwijaya Hadiri Bhayangkara Mural Festival 2021

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Sertijab Kapok Sahli Pangdam II/Swj

Nasional

Inilah PP 16/2022 tentang THR dan Gaji ke-13 Aparatur Negara dan Pensiunan

Nasional

Babinsa Sertu Putra Jaya Bersinergi Dengan Bhabinkamtibmas Amankan Umat Nasrani Beribadah