Deli Serdang – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Jamin Ginting Km 46,5, tepatnya di depan Rumah Makan Garuda, Desa Sukamakmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 10.50 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan laporan awal dari lokasi kejadian, kecelakaan diduga dipicu oleh sebuah truk kontainer pengangkut air minum Aqua bernomor polisi BK 8453 SG yang melaju dari arah Berastagi menuju Medan. Truk tersebut diduga mengalami rem blong sehingga tidak dapat dikendalikan dan menabrak sejumlah kendaraan yang berada di depannya.
Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut terdiri dari dua unit mobil Colt Diesel bernomor polisi BL 8609 TB dan BK 8591 XK, serta tiga unit mobil pribadi dengan nomor polisi BK 1169 SZ, BK 6375 AJ, dan BK 1092 AFH.
Akibat benturan keras tersebut, sebanyak delapan orang menjadi korban. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara lima korban lainnya mengalami luka-luka dan segera dievakuasi ke Puskesmas Sibolangit untuk mendapatkan penanganan medis.
Mendapat informasi kejadian, Babinsa bersama warga dan aparat terkait langsung bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap para korban serta mengamankan lokasi kejadian. Petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan yang sempat terjadi akibat kecelakaan tersebut.
Sementara itu, penanganan lebih lanjut telah dilakukan oleh petugas Unit Lalu Lintas yang berwenang. Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi akibat sistem pengereman truk kontainer mengalami kegagalan saat melintas di jalur menurun kawasan Sibolangit.
Pihak kepolisian juga masih melakukan pendataan identitas para korban serta menghimpun keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian. Masyarakat diimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur Berastagi–Medan yang memiliki kontur jalan menurun dan berkelok, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum melakukan perjalanan. (Red)










