Batang Hari – Menjelang musim kemarau, Babinsa Koramil 415-04/Muara Bulian Kodim 0415/Jambi terus mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Koptu Zainuddin bersama warga Desa Tebing Tinggi, Kabupaten Batang Hari, Kamis (16/7/2026), sebagai bagian dari upaya antisipasi dini terhadap potensi Karhutla di wilayah binaan.
Dalam kesempatan itu, Koptu Zainuddin mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan serta menimbulkan dampak luas terhadap lingkungan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.
“Mari bersama-sama kita menjaga hutan dan lahan. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar karena dampaknya sangat luas, mulai dari terganggunya kesehatan akibat kabut asap, kerusakan lingkungan, hingga kerugian ekonomi masyarakat,” tegas Koptu Zainuddin.
Selain memberikan edukasi, Babinsa juga memanfaatkan kegiatan Komsos untuk mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi warga di lapangan. Ia mengajak masyarakat agar segera melaporkan kepada Babinsa atau instansi terkait apabila menemukan titik api maupun kepulan asap sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Menurutnya, keberhasilan pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan warga harus terus diperkuat.
Warga Desa Tebing Tinggi menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Babinsa yang secara aktif turun ke lapangan memberikan sosialisasi mengenai bahaya Karhutla serta langkah-langkah pencegahannya.
Melalui kegiatan Komsos yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga Desa Tebing Tinggi dapat terhindar dari ancaman kebakaran hutan dan lahan serta tetap menjadi wilayah yang aman, sehat, dan kondusif.
Sumber: Pendim 0415/Jambi.










