Khairil Amri Nahkodai ISORI Jambi, Siap Kembangkan Organisasi hingga Daerah Sambut HUT Ke-81 TNI, Korem 042/Gapu Gelar Donor Darah, Sunatan Massal, dan Pengobatan Gratis TNI AD Fair 2026, Alutsista dan Inovasi Jadi Magnet Pengunjung di Monas DPD PEPABRI Jambi Evaluasi dan Bubarkan Panitia HUT ke-67, Tekankan Tertib Administrasi dan Penguatan Pengabdian Purna Tugas Bukan Akhir Persaudaraan, Rekan Seperjuangan Datang Menjenguk Suhartono

Home / Nasional

Kamis, 8 Mei 2025 - 18:32 WIB

Danramil Suak Kandis Dampingi Mediasi Sengketa Lahan HTR untuk Solusi Damai

Suak Kandis, Jambi (sriwijayadaily) – Mediasi menjadi langkah penting dalam menyelesaikan sengketa lahan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) di Desa Pematang Raman, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi. Proses mediasi ini didampingi langsung oleh Danramil 415-01/Suak Kandis, Kapten Inf Kusnaidi, bersama pihak terkait pada Kamis (08/05/2025).

Mediasi yang berlangsung di Kantor Desa Pematang Raman dihadiri oleh Camat Kumpeh Benyamin, S.I.P, Kanit Binmas Polsek Kumpeh Ilir, perwakilan manajemen PT. WKS, dan Ketua Kelompok Tani Batunas. Agenda utama pertemuan ini adalah membahas perkembangan kerja sama serta menyelesaikan masalah batas dan pengerjaan lahan antara warga dan perusahaan PT. PDIW.

Baca :  Ngopi Bareng Warga, Babinsa Koramil Telanaipura Bangun Kedekatan Melalui Komunikasi Sosial

Kapten Inf Kusnaidi menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam proses mediasi bertujuan untuk memastikan situasi tetap kondusif. “Kami hadir untuk memastikan mediasi berjalan lancar, aman, dan semua pihak mendapatkan keadilan. Keputusan yang diambil harus berdasarkan kesepakatan bersama dan melindungi kepentingan masyarakat,” ujar Kapten Kusnaidi.

Baca :  Program Unggulan Kasad, Danrem 042/Gapu Resmikan Jembatan 120 Meter dan Sumur Bor Hasil TMMD ke-129 di Bungo

Hasil mediasi menyepakati bahwa aktivitas pengelolaan lahan oleh perusahaan dihentikan sementara hingga tercapai kejelasan terkait batas lahan dan persetujuan resmi dari warga. Kesepakatan ini menjadi upaya pencegahan konflik lebih lanjut dan memberikan waktu bagi kedua pihak untuk mencapai solusi.

Baca :  Menuju Indonesia Emas 2045, BNN Luncurkan Gerakan Ananda Bersinar pada Puncak HANI 2026

Mediasi ini menunjukkan pentingnya musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan, terutama yang melibatkan kepentingan masyarakat dan pihak perusahaan. Diharapkan, dengan adanya pendekatan dialogis ini, hubungan harmonis antara warga dan perusahaan dapat tetap terjaga, dan hak-hak masyarakat dapat terlindungi dengan baik.”)}

Share :

Baca Juga

Nasional

Sambut Hari Raya Idul Adha, Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 511/DY Bagikan Sembako Di Perbatasan Papua

Nasional

Persit KCK Koorcab Rem 042 PD II Sriwijaya Gelar Lomba Agustusan

Nasional

Tim Itjenad Lakukan Pengawasan Post Audit di Jajaran Kodam II/Swj

Nasional

How One Furniture Manufacturer Goes ‘Beyond Sustainability’

Nasional

Tanpa Pamrih, Prajurit Yonkav 5/DPC Beri Bantuan Oksigen Kepada Warga Yang Sedang Sakit Dalam Perjalanan

Nasional

Babinsa Koramil 10/Jambi Selatan dan Bhabinkamtibmas Selesaikan Masalah Warga Secara Mediasi

Nasional

Kasdam II/Swj Brigjen TNI Izak Pangemanan Beri Kuliah Umum Mahasiswa Baru Unsri

Daerah

Pemda Diminta Aktif Ajak UMKM Masuk E-katalog