SRIWIJAYADAILY, Muara Bulian — Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat di Kabupaten Batang Hari, seiring meningkatnya risiko kebakaran pada musim kemarau. Aparat teritorial di wilayah ini memilih langkah pendekatan langsung kepada masyarakat sebagai salah satu cara efektif mengantisipasi potensi kebakaran.
Babinsa Koramil 415-04/Muara Bulian Kodim 0415/Jambi, Sertu Reflizar, menggelar komunikasi sosial (komsos) bersama warga Desa Tidar Kuranji, Kecamatan Maro Sebo Ilir, Senin (3/11/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri Bhabinkamtibmas serta perangkat desa sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dalam pertemuan itu, Sertu Reflizar menekankan pentingnya peran aktif warga dalam pencegahan dini Karhutla. Menurutnya, kesadaran masyarakat merupakan kunci utama untuk meminimalkan risiko kebakaran.
“Pencegahan Karhutla harus dimulai dari kesadaran masyarakat sendiri. Dengan memahami dampaknya, warga dapat mengambil langkah-langkah pencegahan secara mandiri dan lebih dini,” ujarnya.
Ia menambahkan, komsos merupakan sarana strategis bagi Babinsa untuk mengetahui kondisi wilayah secara langsung, sekaligus memperkuat hubungan dan koordinasi dengan warga.
“Melalui komunikasi sosial yang intens, Babinsa dapat mengetahui kondisi dan perkembangan di wilayah binaan, termasuk potensi ancaman seperti Karhutla,” kata Sertu Reflizar.
Warga Desa Tidar Kuranji menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan komitmennya untuk ikut menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan kerja sama yang baik antara aparat dan masyarakat.**










