Jambi, sriwijayadaily.com — Keresahan warga Kelurahan Bajubang, Kabupaten Batanghari, atas sulitnya akses air bersih selama puluhan tahun mulai terjawab. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127, Kodim 0415/Jambi membangun lima unit sumur bor untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Salah satu titik pembangunan berada di SD Negeri 54 Kelurahan Bajubang. Pada Rabu, 11 Februari 2026, Satgas TMMD bersama warga setempat telah menemukan titik pengeboran dengan kedalaman mencapai 50 meter.
“Iya, saat ini sudah ditemukan titik penggalian. Salah satunya di SDN 54 dengan kedalaman sekitar 50 meter,” ujar Sertu Agus Tono, Babinsa Bajubang.
Menurutnya, keberadaan air bersih di lingkungan sekolah sangat mendesak, terutama untuk menunjang kebutuhan siswa, guru, serta masyarakat sekitar. Selama ini, keterbatasan sumber air menjadi persoalan yang terus dihadapi warga.
“Di sini sudah puluhan tahun sulit mendapatkan air bersih. Dengan adanya program TMMD ini, semoga kebutuhan warga bisa terpenuhi,” katanya.
Seorang staf pengajar SDN 54 mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan sumur bor tersebut. Ia menilai fasilitas air bersih sangat vital bagi aktivitas belajar-mengajar dan kesehatan siswa.
“Puluhan tahun kami kesulitan mendapatkan air bersih. Dengan adanya program ini jelas sangat terbantu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0415/Jambi atas pembuatan sumur bor ini,” ujarnya.
Program pembangunan sumur bor ini menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD ke-127 yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa. Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat melalui gotong royong di lapangan.
Bagi warga Bajubang, sumur bor tersebut bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan harapan baru atas akses air bersih yang selama ini menjadi kebutuhan mendasar. (Yogi/red)










