SBC Soroti SOP dan Peran Askrindo-Jamkrindo dalam Sidang Kasus Semen Baturaja Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Londerang Pangdam XXII/TB Turun Langsung Pantau Penanganan Karhutla di Kalteng Turun Langsung ke Titik Api, Brigjen TNI Debok dan Kasdam Tambun Bungai Tangani Karhutla di Tjilik Riwut Belajar Menerima dan Melepaskan, Agar Hidup Tak Selalu Menjadi Peperangan

Home / Nasional

Kamis, 13 April 2023 - 20:03 WIB

Babinsa Koramil 09/TP Ikuti Mediasi Penyelesaian Keberadaan SAD di Wilayah Pinang Merah

SRIWIJAYADAILY – Guna memberikan kenyamanan dan menghindari kemungkinan ketegangan antara Dinas Sosial Kota Jambi dengan SAD, Babinsa Pinang Merah dan Babinsa Bagan Pete Koramil 415-09/Telanaipura hadir ditengah mediasi antara keduanya di lokasi perkebunan sawit di RT. 02 Kel. Pinang Merah Kec. Alam Barajo kota Jambi, Kamis (13/04/2023).

Bersama Bhabinkamtibmas, lurah dan staf serta petugas dari Dinas Sosial, Babinsa memberikan pendampingan sehubungan dengan adanya keberadaan Suku Anak Dalam (SAD) yang bermukim di lokasi tersebut. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar keberadaan SAD tidak menimbulkan permasalahan sosial dikemudian hari.

Seperti kita ketahui bersama bahwa Suku Anak Dalam (SAD) merupakan Suku asli sekaligus minoritas di pulau Sumatera, khususnya Jambi dan Sumatera Selatan. Beberapa sebutan untuk Suku ini, antara lain Suku kubu, orang rimba atau orang Ulu.

Baca :  Kunker ke Kodim 0417/Kerinci, Danrem 042/Gapu Disambut Wali Kota Sungai Penuh

Suku ini termasuk kategori masyarakat terasing di Indonesia, mereka tinggal di pedalaman dan minim berinteraksi dengan dunia luar. Suku Anak Dalam dikenal teguh mempertahankan cara hidup yang primitif di tengah arus modernisasi yang kian deras diluar komunitasnya.

Babinsa Bagan Pete, Peltu Edi Candra berpendapat bahwa keberadaan SAD yang bermukim di lokasi perkebunan sawit di RT. 02 Kel. Pinang Merah (pemekaran dari Kel. Bagan Pete) harus dilakukan pendataan dan diinventarisir guna mengantisipasi permasalahan sosial dikemudian hari.

Baca :  Melalui Komsos, Babinsa Koramil Mersam Perkuat Semangat Persatuan dan Kedekatan dengan Warga

Menurutnya, pola hidup SAD adalah semi nomadik (berpindah) dengan sumber penghidupan dari berburu dan meramu hasil hutan. Sementara kepindahan beberapa keluarga ini bukannya dilokasi hutan sebagai tempat koloninya, melainkan menuju ke permukiman kota, sehingga tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan permasalahan sosial dan gesekan dengan masyarakat.

Berdasarkan koordinasi dilapangan yang dilakukan antara Dinas Sosial, kelurahan dan aparat keamanan dengan SAD didapat hasil bahwa pihak Dinsos mengurungkan niatnya membawa kelompok SAD tersebut ke Dinas sosial untuk pembinaan dikarenakan ada dari SAD yang sedang sakit dan sekarang sedang rawat jalan di RS. Rd Mattaher Jambi. Setelah sembuh SAD berjanji akan pulang ke tempat asalnya di Taman Nasional Bukit Dua Belas yang secara pembagian administratifnya berada di Kabupaten Batanghari, Tebo dan Sarolangun Prop. Jambi.

Baca :  Babinsa Sungai Putri Gelar Komsos di Danau Sipin, Perkuat Keamanan Kawasan Wisata

“Alhamdulillah, koordinasi hari ini membuahkan hasil yang membanggakan, tanpa ada penolakan dan dengan kesadarannya sendiri, SAD bersedia kembali ke tempat komunitasnya di Taman Nasional Bukit Dua Belas setelah salah seorang dari mereka sembuh dari penyakitnya.” jelas Candra.

Share :

Baca Juga

Nasional

Pangdam XVII/Cenderawasih Terima Kunker Oditur Jenderal TNI Di Makodam

Nasional

Semangat Satgas Yonif Raider 142/KJ Bantu Warga Olah Lahan Perkebunan

Nasional

Babinsa Koramil Sengeti Hadiri Rapat Kesiapan Seleksi Calon Paskibra Tingkat Kecamatan

Nasional

Asintel Kasdam II/Swj Bersama Dua Pejabat Kodam Resmi Diganti

Nasional

Program Bedah Rumah TMMD Kodim 0416/Bute Mulai Pemasangan Atap

Nasional

Korem 042/Gapu Gelar Penyuluhan Kesehatan Tentang Pola Hidup Sehat dan Penyakit Kronis

Nasional

Danrem 042/Gapu Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI Ke 77 Secara Virtual

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Ikuti Tanam Perdana Cabe Di Jambi