SRIWIJAYADAILY.COM – Pembinaan teritorial (Binter) yang dilakukan aparat TNI kini tak lagi sebatas menjaga ketahanan wilayah. Di lapangan, Babinsa mulai masuk ke ranah ekonomi kerakyatan dengan mendampingi pelaku usaha kecil.
Salah satunya terlihat di Kelurahan Beliung, Telanaipura, Jambi. Babinsa Sertu Erizal bersama Bhabinkamtibmas Aipda Fittor Batubara pada Jumat, 26 September 2025, menyambangi para pedagang dan pelaku usaha rumahan. Mereka mendorong agar UMKM tidak terpaku pada pola jualan lama, tetapi berani memanfaatkan teknologi digital dan media sosial untuk memperluas pasar.
Contoh kecilnya adalah pendampingan terhadap Chory, pedagang sayuran di Perumahan Beliung Indah RT 11. Selama ini ia berjualan secara konvensional. “Pedagang kecil di perumahan ini punya potensi besar. Kami ingin mereka tidak hanya berjualan secara konvensional, tetapi juga mampu memanfaatkan peluang digital untuk memperluas pasar,” ujar Erizal.
Selain strategi pemasaran, aspek lingkungan juga menjadi perhatian. Kebersihan, kata Erizal, tak boleh diabaikan demi kelancaran usaha dan kenyamanan warga sekitar.
Langkah Babinsa ini seolah menunjukkan pergeseran pola pembinaan teritorial. Dari urusan pertahanan, kini merambah ke ruang sosial ekonomi, dengan menempatkan UMKM sebagai penopang ekonomi keluarga sekaligus kekuatan masyarakat di akar rumput.**










