Babinsa Koramil Sebapo Pererat Kedekatan dengan Warga Desa Ujung Tanjung Melalui Komsos Babinsa Koramil Pasar Pererat Silaturahmi dengan Warga Sungai Asam Melalui Komsos Babinsa Koramil Muara Tembesi Pererat Silaturahmi dengan Warga Desa Jelutih Melalui Komsos Danramil 415-10/Jambi Selatan Hadiri Pembukaan MTQ ke-IV Tingkat Kecamatan Jelutung Sambut HUT RI ke-81, Babinsa Beliung Ajak Warga Kibarkan Merah Putih dan Pasang Umbul-Umbul

Home / Opini

Selasa, 15 Februari 2022 - 12:54 WIB

Dr. Dedek Kusnadi : Budiyako Layak jadi Alternatip Calon Walikota Jambi

Jambi – Indonesiadaily

Pengamat Politik UIN STS Jambi Juga Direktur Puskaspol Dr. Dedek Kusnadi, S.Sos, M.Si,.MM, Menilai Pilwako Jambi tidak boleh mengalami kemiskinan pilihan akan calon Walikota Jambi. Menurutnya sebagai barometer politik di Provinsi Jambi, arena Pilwako Jambi 2024 semestinya menghadirkan banyak figur sebagai pilihan masyarakat.

” Saat ini kita melihat seolah belum ada pilihan untuk Pilwako Jambi, paling hanya ada nama Maulana yang muncul, Samiun Siregar terlihat mengerem, Absor Hasibuan Ketua DPRD seolah terlena kursi ketua DPRD, KFA saya kira juga bagian desain politik Fasha, Budi Setiawan masih belum bergerak, Rocky terjebak intrik permainan yang ia ciptakan sendiri, Nasir saya duga punya kans, tapi ia cenderung politikus hari H bermain saat pencoblosan, sehingga seolah hanya ada Maulana untuk Pilwako, ini sudah tak sehat, terjadi kemiskinan pilihan, ” ungkap Doktor politik dan kebijakan publik tersebut saat diskusi dengan penggiat demokrasi di Jambi (14/2/22) kemarin.

Baca :  Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi

Padahal Kota Jambi memiliki banyak figur yang layak untuk memimpin Kota Jambi. Layak karena memiliki pengalaman yang kuat, Layak karena memiliki dukungan masa yang solid. Salah satu nama yang layak dimajukan dalam Pilwako nanti menurut Doktor Dedek adalah Budiyako anggota DPRD Provinsi Jambi dari Partai Gerindra.

Penilaian ini menurut Dedek berdasarkan hasil uji petik yang ia lakukan terhadap beberapa spot di berbagai daerah di Kota Jambi. Dimana hasil uji petik ini nama Budiyako cukup di apresiasi oleh masyarakat untuk maju sebagai calon Walikota Jambi.

Baca :  SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI

” Saya melakukan uji petik di Eka Jaya, lalu riset juga di Hutan Kota Kenali Asam Bawah, Pasar, Jambi Timur, hasilnya nama Budiyako diharapkan masyarakat untuk maju di Pilwako. “, jelas Dedek.

Nama Budiyako atau Buya dimata masyarakat merupakan anggota DPRD yang amanah dalam menjaga konstituennya, apalagi di dua tahun terakhir, hampir semua pokir beliau untuk Masjid, jumlahnya tak tanggung – tanggung ratusan juta rupiah, beda sama bantuan calon lain untuk Masjid paling tinggi hanya lima juta.

” Kami berharap Budiyako maju di pilwako nanti, saya yakin ia memiliki modal sosial yang kuat, mampu menjaga konstituennya, pokirnya semua untuk Masjid ratusan juta tiap Masjid, bukan hanya satu atau dua juta seperti seorang calon lain, itupun diserahkan secara seremonial pakai replika papan bantuan dan di foto, ” ungkap Haji Abbas mencoba membandingkan seorang calon dengan Budiyako.

Baca :  PWI Kehilangan Sosok Panutan, Dunia Pers Jambi Kehilangan Sahabat

Nama Budiyako, sendiri selama ini dikenal luas masyarakat kota Jambi. Masih muda dan energik, asli Jambi lahir Desember 1970, Islam yang taat, dan sudah tiga periode berkarier sebagai anggota DPRD Kota Jambi 2009-2014, anggota DPRD Provinsi Jambi 2014-2019 dan Anggota DPRD Provinsi Jambi 2019-2024. Jika pak Budiyako Maju kami akan mendukungnya.

Share :

Baca Juga

Opini

Bansos dan Money Politic di Pilkada, Cerminan Kegagalan Revolusi Mental

Opini

Sombong Itu Warisan Iblis, Rendah Hati Itu Jalan Nabi

Opini

Seleksi Penerimaan Cata PK TNI AD di Korem 042 Gapu Dipantau Ketat Tim Wasgiat Mabesad

Opini

Pendekatan Hukum Islam dalam Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba: Studi Kasus di Indonesia

Opini

Dilema Polri, Politik, dan Arah Reformasi Kelembagaan

Opini

Pilkada & Domino, Mau “Enak-enak”

Opini

Dampak Dekotomi Militer dan Sipil di Indonesia: Antara Reformasi dan Kehilangan Keseimbangan Bernegara

Opini

Desa Muara Emat : Menuju Desa Digital