TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bute Ditutup, Pengabdian untuk Masyarakat Terus Berlanjut Kasad Laporkan Capaian Program Infrastruktur TNI AD kepada Presiden: 2.500 Jembatan dan 3.000 Titik Air Bersih Rampung Danrem 042/Gapu Pimpin Penanaman Rumpun Bambu dan Pohon Produktif di Kawasan Sungai Batanghari MEMOAR HERY FR: MENINGGAL SEBELUM KEMATIAN Kepedulian yang Menguatkan, Tim Besuk BSPP PEPABRI Jenguk Dua Anggota yang Sedang Sakit

Home / TNI-POLRI

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Kasad Laporkan Capaian Program Infrastruktur TNI AD kepada Presiden: 2.500 Jembatan dan 3.000 Titik Air Bersih Rampung

BEKASI — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., melaporkan capaian pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan TNI Angkatan Darat kepada Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto melalui konferensi video, Kamis (13/8/2026).

Laporan tersebut disampaikan dalam rangka peresmian Jembatan Garuda ke-2.500 dan titik air bersih ke-3.000 yang dipusatkan di Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Kasad menyampaikan bahwa TNI AD telah melaksanakan pembangunan sebanyak 3.008 jembatan di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, 2.500 jembatan telah selesai dibangun, sementara 508 lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Program pembangunan jembatan tersebut telah membuka akses masyarakat menuju 7.807 desa, 9.008 sekolah, 4.502 fasilitas kesehatan, dan 4.618 fasilitas ekonomi. Manfaatnya dirasakan oleh sekitar 4,5 juta jiwa masyarakat.

“​​TNI Angkatan Darat sudah mengerjakan 3.008 jembatan dan hari ini kita menyelesaikan 2.500 jembatan di tempat ini. Percepatan pembangunan terus berjalan karena waktu pelaksanaannya berbeda-beda, bahkan dalam sehari bisa mencapai lebih dari 50 hingga hampir 100 jembatan yang selesai,” ujar Kasad.

Baca :  Air Mata Sang Juara, Benarkah Ini Akhir Perjalanan Lionel Messi Bersama Argentina?

Kasad juga menjelaskan bahwa pembangunan 798 jembatan di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi prioritas, khususnya sebagai bagian dari pemulihan pascabencana. Ia menargetkan pembangunan jembatan akan terus dilanjutkan hingga mencapai sedikitnya 5.000 jembatan selesai pada akhir tahun.

Selain pembangunan infrastruktur penghubung, TNI AD juga terus memperkuat penyediaan akses air bersih bagi masyarakat. Hingga saat ini, TNI AD telah membangun 10.912 titik air bersih, termasuk 5.797 sumur bor dalam kurun lima tahun terakhir.

Dengan dukungan Presiden Prabowo Subianto, percepatan pembangunan air bersih terus dilakukan. Hingga Agustus 2026, sebanyak 3.000 titik air bersih telah berhasil diselesaikan. Titik ke-3.000 berada di Sumenep, sementara di Gunungsitoli pengeboran sumur mencapai kedalaman 180 meter dan memberikan manfaat bagi sekitar 231 kepala keluarga.

“Dengan dukungan Bapak Presiden, sejak Januari hingga Agustus ini saja kita sudah membuat 3.232 titik air dan 3.000 di antaranya telah selesai. Program ini akan terus dilanjutkan. Mudah-mudahan target pembangunan jembatan hingga akhir tahun minimal mencapai 5.000 jembatan,” kata Kasad yang juga mendapat mandat sebagai Dansatgas Jembatan.

Baca :  Danrem 042/Gapu Tinjau Lima Pos Siaga Karhutla di Muaro Jambi, Pastikan Kesiapan Hadapi Musim Kemarau

Di sektor ketahanan pangan, TNI AD turut berkontribusi melalui pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi. Sebanyak 83.150 hektare lahan yang sebelumnya bergantung pada curah hujan kini mendapatkan dukungan pengairan. Selain itu, terdapat 445 titik irigasi baru yang diproyeksikan mampu mengairi 16.970 hektare lahan.

Secara keseluruhan, program tersebut diarahkan untuk mendukung pengairan sekitar 100.120 hektare lahan tadah hujan, sehingga berpotensi meningkatkan produktivitas pertanian hingga mampu panen tiga kali dalam setahun serta menambah produksi gabah sekitar 1,5 juta ton per tahun.

Kasad menegaskan bahwa pembangunan jembatan, penyediaan air bersih, dan pengembangan irigasi merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah serta menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang bersama prajurit TNI AD turut bergotong royong dalam setiap pelaksanaan program pembangunan.

Baca :  Dukung Energi Terbarukan, Kasad Tinjau Pengelolaan Sampah Terpadu di Bali

“Kerja sama dengan masyarakat dan semangat gotong royong adalah hal yang sangat penting. Dengan gotong royong, masyarakat merasa memiliki, dan respons masyarakat di seluruh Indonesia sangat luar biasa,” ungkap Kasad.

Menanggapi laporan tersebut, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas berbagai terobosan dan pengabdian yang dilakukan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak selama memimpin TNI AD.

Presiden menyampaikan bahwa dirinya telah mengikuti kiprah dan berbagai inisiatif Maruli sejak sebelum menjabat sebagai Kasad. Menurut Presiden, dedikasi dan hasil karya seorang prajurit pada akhirnya akan dinilai oleh masyarakat dan menjadi bagian dari catatan pengabdian.

“Jenderal Maruli, sebelum menjadi Kasad, sebelum menjabat sebagai pejabat tertinggi di Angkatan Darat, saya telah memonitor berbagai inisiatif baik yang saudara lakukan. Seorang prajurit seperti Maruli Simanjuntak menjadi perwira dan menduduki jabatan tertinggi di Angkatan Darat merupakan hasil dari karya serta pengabdiannya,” ujar Presiden. (Dispenad)

Editor: Firdaus

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Jambi Perkuat Ketahanan Pangan, Korem 042/Gapu dan Dinas TPHP Provinsi Tandatangani MoU

TNI-POLRI

Babinsa Muara Bulian Gelar Komsos, Perkuat Keamanan dan Kerukunan Warga

TNI-POLRI

Korem 043/Gatam di Garis Terdepan Ketahanan Pangan

TNI-POLRI

Babinsa Pelayangan Gelar Komsos di Tahtul Yaman, Pererat Silaturahmi Warga

TNI-POLRI

Babinsa Lingkar Selatan Ajak Warga Perkuat Budaya Gotong Royong Lewat Aksi Bersih Lingkungan

TNI-POLRI

Seru dan Penuh Semangat! Lomba Dayung & Tenis Meja Meriahkan Open Turnamen Piala Danrem 042/Gapu

TNI-POLRI

Kebersamaan di Bulan Suci: Yonko 461 Kopasgat Bagikan Bingkisan Lebaran untuk Keluarga Besar Satuan

TNI-POLRI

Sinergi TNI, Ormas, dan Warga di Patroli Malam