SRIWIJAYADAILY – Babak 16 besar Piala Dunia 2026 memasuki hari terakhir dengan menyisakan dua pertandingan yang akan menentukan dua tim terakhir penghuni perempat final. Sorotan utama tertuju pada duel klasik sesama kekuatan Eropa, Portugal melawan Spanyol, serta pertemuan Amerika Serikat menghadapi Belgia.
Laga Portugal kontra Spanyol diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di fase gugur. Kedua negara memiliki sejarah rivalitas panjang dan sama-sama datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah melewati babak 32 besar.
Portugal memastikan tempat di 16 besar setelah mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1. Sementara itu, Spanyol tampil meyakinkan usai menundukkan Austria 3-0. Konsistensi permainan kedua tim membuat pertandingan ini diperkirakan berlangsung ketat sejak menit pertama.
Portugal mengandalkan keseimbangan permainan antara lini belakang dan serangan, sedangkan Spanyol tetap mengusung karakter penguasaan bola yang menjadi ciri khas mereka selama bertahun-tahun. Efektivitas dalam memanfaatkan peluang diperkirakan menjadi faktor yang menentukan hasil pertandingan.
Pada pertandingan lainnya, Amerika Serikat akan menghadapi Belgia dalam duel yang tidak kalah menarik. Tampil di hadapan dukungan publik sendiri sebagai salah satu tuan rumah, Amerika Serikat berusaha melanjutkan tren positif setelah menyingkirkan Bosnia dan Herzegovina dengan kemenangan 2-0.
Di sisi lain, Belgia datang dengan modal kemenangan dramatis 3-2 atas Senegal. Tim berjuluk Setan Merah masih menunjukkan kualitas sebagai salah satu kekuatan Eropa yang mampu tampil solid dalam pertandingan sistem gugur.
Pemenang dari laga Portugal melawan Spanyol akan bertemu dengan pemenang pertandingan Amerika Serikat kontra Belgia di babak perempat final. Artinya, dua laga penutup babak 16 besar ini akan menentukan satu pasangan perempat final yang diperkirakan menghadirkan persaingan sengit.
Sejauh ini, enam tim telah memastikan langkah ke perempat final, yakni Prancis, Maroko, Norwegia, Inggris, serta dua pemenang dari pertandingan yang telah berlangsung sebelumnya. Dua tiket terakhir kini menjadi milik siapa yang mampu tampil lebih efektif dan menjaga konsistensi permainan di laga hidup-mati.
Dengan kualitas skuad yang relatif berimbang dan pengalaman tampil di turnamen besar, kedua pertandingan diperkirakan berlangsung terbuka. Kesalahan kecil, efektivitas penyelesaian akhir, hingga keputusan taktis pelatih berpotensi menjadi pembeda dalam perebutan tempat di delapan besar Piala Dunia 2026. (**)










