Danrem 042/Gapu Pimpin Sertijab Danyonif 142/Ksatria Jaya, Tekankan Regenerasi dan Profesionalisme Swiss Tantang Argentina di Perempat Final! Ketika Bonus Demografi Belum Menjadi Bonus Kecerdasan Messi Gagal Penalti Lagi, Tapi Tetap Jadi Roh Kebangkitan Argentina! Argentina Bangkit dari Jurang, Tundukkan Mesir 3-2 dan Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Home / TNI-POLRI

Jumat, 28 November 2025 - 18:49 WIB

Pangdam Iskandar Muda Pastikan PRCPB Siaga Penuh Tangani Banjir di Sembilan Kabupaten/Kota Aceh

ACEH, SriwijayaDaily.com – Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo memastikan pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Kodam Iskandar Muda berada dalam status siaga penuh untuk menghadapi banjir yang melanda sembilan kabupaten/kota di Aceh. Satuan dari Batalyon Komposit PRCPB itu dipersiapkan bergerak cepat dan terkoordinasi di wilayah yang terdampak paling parah.

Dalam keterangannya pada Kamis, 27 November 2025, Pangdam menyebut kehadiran PRCPB dimaksimalkan untuk memperkuat respons bencana, sehingga penanganan dapat dilakukan cepat, tepat, dan terintegrasi. Ia menambahkan bahwa penanggulangan bencana merupakan bagian dari tugas pokok TNI dalam membantu pemerintah daerah menghadapi situasi darurat.

Baca :  Ngopi di Sudut Warung, Cara Sederhana Babinsa Menjaga Kedekatan dengan Warga

Pangdam menegaskan bahwa penanganan bencana tak bisa dilakukan TNI secara tunggal. Kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBA, Basarnas, serta masyarakat menjadi faktor penting untuk meminimalkan dampak dan mempercepat proses pemulihan. Ia juga menekankan bahwa prajurit harus mampu bergerak sigap sekaligus tetap humanis saat membantu warga yang dilanda bencana.

Ia meminta seluruh unsur terkait meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan guna mengantisipasi perubahan cuaca yang berpotensi memperburuk kondisi. “Saya berharap seluruh unsur terkait dapat memperkuat koordinasi, mempercepat langkah penanganan, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi perubahan cuaca. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujarnya.

Baca :  Babinsa Komsos dengan Tokoh Masyarakat, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Pangdam memastikan bahwa seluruh prajurit Kodam IM akan terus memberikan dukungan penuh hingga situasi kembali normal. Prajurit TNI AD ditugaskan berada di garis terdepan, membantu evakuasi, distribusi logistik, hingga dukungan pengamanan di wilayah terdampak.

Sementara itu, BPBA melaporkan banjir, tanah bergerak, dan tanah longsor melanda sembilan kabupaten/kota di Aceh sejak 18 November 2025. Bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tinggi, angin kencang, dan kondisi geologi labil itu berdampak pada 14.235 kepala keluarga atau 46.893 jiwa. Sebanyak 455 kepala keluarga atau 1.497 jiwa terpaksa mengungsi.

Baca :  Tiga Tuan Rumah Kompak ke 16 Besar, Amerika Serikat Tantang Belgia

Kondisi banjir meluas di Kabupaten Bireuen, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa, Bener Meriah, Aceh Singkil, Aceh Utara, dan sejumlah wilayah lainnya. Pemerintah daerah bersama BPBA masih melakukan langkah darurat di lokasi-lokasi kritis.

Plt. Kepala Pelaksana BPBA, Fadmi Ridwan, mengatakan sembilan daerah tersebut telah menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi berdasarkan situasi terkini. Status darurat memungkinkan percepatan penanganan melalui pengerahan sumber daya dan dukungan lintas instansi.**/Dispenad.

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Korem 043/Gatam Siap Kawal Program Cetak Sawah untuk Ketahanan Pangan

TNI-POLRI

Danramil Hadiri Musyawarah Hibah Tanah untuk Program Karya Bakti TNI Buka Jalan Pengurai Kemacetan Lintas Sumatera

TNI-POLRI

Babinsa Jadikan Yasinan sebagai Sarana Pererat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

TNI-POLRI

Babinsa Orang Kayo Hitam Perkuat Komsos di Warung Kopi Warga

TNI-POLRI

TMMD Kodim 0415/Jambi Dorong Hunian Lebih Sejuk dan Estetis Gunakan Atap Genteng

TNI-POLRI

Tingkatkan Keakraban, Babinsa Sambangi Kantor Lurah Orang Kayo Hitam

TNI-POLRI

Babinsa Beri Penyuluhan Pengasuhan Anak untuk Wali Murid SDN 4/IV Kecamatan Pelayangan

TNI-POLRI

Pomdam I/BB Gerebek Kampung Narkoba di Medan, Amankan Pengedar dan Pengguna