JAMBI – Di sebuah warung kopi sederhana di RT 07, Kelurahan Orang Kayo Hitam, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, obrolan ringan mengalir tanpa sekat, Senin (6/4/2026). Cangkir-cangkir kopi tersaji, menemani percakapan yang hangat antara seorang Babinsa dan warga setempat.
Adalah Serka Iduarman, Babinsa Koramil 415-12/Pasar Kodim 0415/Jambi, yang siang itu memilih duduk bersama warga, bukan di ruang formal, melainkan di tempat yang akrab bagi keseharian masyarakat.
Tak ada jarak yang terasa. Candaan sesekali pecah, diselingi obrolan tentang kondisi lingkungan, keamanan, hingga kehidupan sehari-hari. Di situlah komunikasi sosial (Komsos) dijalankan—dengan cara yang sederhana, namun bermakna.
Bagi Iduarman, pendekatan seperti ini bukan sekadar rutinitas tugas, melainkan bagian dari upaya membangun kepercayaan. Ia meyakini, kedekatan tidak selalu harus dibangun lewat forum resmi, tetapi justru tumbuh dari pertemuan-pertemuan kecil yang tulus.
“Kalau kita sering bertemu dan berbincang seperti ini, warga juga tidak sungkan untuk menyampaikan apa yang mereka rasakan,” ujarnya.
Dari obrolan santai itu, berbagai informasi mengalir secara alami. Mulai dari kondisi keamanan lingkungan hingga hal-hal kecil yang kerap luput dari perhatian. Bagi seorang Babinsa, hal-hal semacam ini menjadi bagian penting dalam memahami wilayah binaannya.
Di tengah dinamika kehidupan kota, kehadiran aparat teritorial yang mau turun langsung dan menyatu dengan warga menjadi hal yang dirasakan penting. Tidak hanya sebagai penjaga stabilitas, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri.
Melalui cara-cara sederhana seperti “ngopi bareng”, hubungan antara TNI dan rakyat terus dirawat. Sebuah kedekatan yang tidak dibangun dalam jarak, melainkan dalam kebersamaan.
Dan dari warung kopi kecil itu, terjalin sesuatu yang lebih besar: rasa saling percaya, kepedulian, serta harapan akan lingkungan yang tetap aman dan nyaman bagi semua. (Kabul/red)










