Danrem 042/Gapu Hadiri Peresmian Museum Sriwijaya Dharmakirti, Wujud Dukungan TNI Lestarikan Warisan Budaya Bangsa Korem 042/Gapu Tegaskan Belum Ada Keterlibatan Anggota TNI dalam Kasus Dugaan Penganiayaan di Telanaipura Babinsa Koramil 415-08/Danau Teluk Pererat Sinergi dengan Tokoh Agama Melalui Komsos di Masjid Miftahul Jannah Babinsa Koramil Pasar Hadiri Sosialisasi Kamtibmas, Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Babinsa Muara Bulian Dampingi Normalisasi Irigasi Sawah, Dukung Ketahanan Pangan di Desa Malapari

Home / Opini

Jumat, 31 Mei 2024 - 23:08 WIB

KOPI PAHIT (2): Pilkada dan Gaple Syar’i

Oleh : Hery FR

BAGI sebagian masyarakat di Jambi permainan domino atau main gap ini cukup populer dan digemari.

Selain jadi ajang silaturahmi juga dapat menjadi wadah pengumpulan massa yang cukup efesien karena dibangun dalam komunitas hobi yang sama.

Tak heran menjelang perhelatan Pilkada serentak pada 27 November 2024 mendatang, turnamen gaple menjadi salah satu agenda “politik tipis-tipis” yang cukup efektif dan efesien.

Langkah cerdas seperti yang dilakukan Tim Pemenangan Keluarga Besar Budi Setiawan yang menggelar turnamen gaple untuk masyarakat Kota Jambi.
Tim yang beranggotakan 200 orang tersebut ditambah dengan ratusan peserta dari setiap kelurahan dalam Kota Jambi hampir setara dengan jumlah responden survey internal partai Golkar baru ini (just kidding).

Baca :  Babinsa Muara Tembesi Pererat Komsos dengan Warga Desa Olak Besar

Kita sepakat dengan kegiatan survey sepanjang sesuai norma-norma akademik.

Hasil survei itu menempatkan Maulana di posisi teratas. 76,8 persen responden memilihnya. sementara Budi Setiawan yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kota Jambi 12,8 persen responden memilihnya.

Salah satu akademisi Unja yang juga pengamat politik Dr Dori Efendi mengkritisi kualitas survei tersebut.
Sebagai orang yang tidak asing dengan aktivitas survei, ia memberi beberapa catatan.

“Responden yang hanya 400 responden itu margin of error nya besar sekali, 4,6 persen. Artinya itu belum mencerminkan yang sesungguhnya,” ujar Dor mengkritisi.

Baca :  Babinsa Rajawali Ajak Pemuda Bangun Masa Depan, Jauhi Narkoba dan Kenakalan Remaja

Juga itu survey internal yg seharusnya tidak perlu dipublikasi. Tapi itulah fenomena politik memiliki kesamaan karateristik dengan permainan Gaple penuh strategy, misteri dan emosi dengan perhitungan-perhitungan yang matang.

Juga dalam politik ada kegembiraan dan hempasan-hempasan.

Gaple Syar’i

Mungkin istilah gaple syar’i masih asing ditelinga kita. Tapi perlu kita kenalkan ke khalayak Jambi sebagai Kota yang kental dengan budaya melayu islam, “Adat bersendi syara’, syara’ bersendi kitabullah”.

Bukankah kanjeng Sunan Kalijaga telah banyak membuat inovasi-inovasi cerdas “Mensya’ikan budaya”.

Penulis sendiri bersama teman-teman penghobi gaple memiliki komunitas Gaple Sya’i Tim Bravo 17.

Baca :  Babinsa Ajangsana di Muaro Jambi, Perkuat Kedekatan dengan Warga

Dalam komunitas Bravo 17 dengan latar belakang lintas profesi, menyepakati bersama bahwa permainan gaple sebagai wadah mempererat silahturahmi, ajang latihan strategi yang penuh kegembiraan.

Dan yang paling penting ketika terdengar azan harus berhenti saat itu juga untuk menunaikan kewajiban Sholat.

Tidak berlebihan rasanya sebagai masyarakat Kota Jambi berharap Pilkada 27 November 2024 mendatang berjalan secara syar’i sebagaimana permainan gaple sya’i yang senantiasa menjaga silaturahmi ditengah adu strategi dan gagasan.

Ini sesuai dengan tawaran poltik para Cawako saat ini, Budi Setiawan mengusung “Kota Jambi Berbudi”, H Maulana Kota Jambi Bahagia dan HAR dengan tagline Kota Jambi Sejahtera.***

Share :

Baca Juga

Opini

Bangkitkan Solidaritas, Tegakkan Akuntabilitas – Menkeu Purbaya di Garis Depan Reformasi Keuangan Negara

Daerah

Kekerasan Pada Anak, Psikolog Nirma: Penyebabnya Warisan Antargenerasi

Opini

Reuni Akmil 1989 di Pussenif Bandung: Merajut Kebersamaan dan Memperkuat Silaturahmi

Opini

HUT ke-63 Kerinci, Masihkah Menuduhnya sebagai Tanah Surga?

Opini

80 Tahun Merdeka, Rakyat Masih Menunggu Kemerdekaan Sejati

Opini

Arab Saudi Beralih ke Naga Timur: Perjanjian Nuklir Saudi–Pakistan Tunjukkan Lindungan Tiongkok, Gugurkan Dominasi Amerika di Timur Tengah

Opini

Ketika Jabatan Usai, Nilai Harus Tetap Hidup

Opini

Indonesia Gaduh Politik, Rakyat Terlupakan: Saatnya Kembali ke Konstitusi dan Kedaulatan SDA untuk Kesejahteraan Bangsa