Turun Langsung ke Titik Api, Brigjen TNI Debok dan Kasdam Tambun Bungai Tangani Karhutla di Tjilik Riwut Belajar Menerima dan Melepaskan, Agar Hidup Tak Selalu Menjadi Peperangan Purna Tugas Bukan Purna Pengabdian, Api Perjuangan PEPABRI Tak Boleh Padam BSPP PEPABRI Kota Jambi Rawat Persaudaraan, Besuk Peltu Purn Muryanto di Rumah Sakit DIRGAHAYU PEPABRI KE 67: “MENGUATKAN API PERJUANGAN DAN PERSATUAN BANGSA”

Home / TNI-POLRI

Minggu, 11 Mei 2025 - 09:59 WIB

TNI Hadir dengan Sentuhan Humanis: Babinsa Serka Giman Sapa Warga Suku Anak Dalam di Batanghari

Batanghari (sriwijayadaily) – Suku Anak Dalam (SAD) atau yang juga dikenal sebagai Suku Kubu adalah masyarakat adat yang hidup nomaden di hutan Provinsi Jambi. Mereka menjadi bagian penting dari keberagaman budaya di wilayah ini.

Sebagai wujud kepedulian dan pendekatan kemanusiaan, Babinsa Koramil 415-03/Ma. Tembesi Kodim 0415/Jambi, Serka Giman, mengunjungi permukiman warga SAD di Desa Olak Besar, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, pada Sabtu (10/05/2025).

Baca :  PORTUGAL SUSUL SPANYOL, DERBI IBERIA TERSAJI DI 16 BESAR PIALA DUNIA 2026

Kunjungan tersebut bukan sekadar tugas kewilayahan, tetapi juga bukti hubungan emosional yang erat antara Serka Giman dan warga SAD. Bahkan, Serka Giman telah dianggap sebagai bagian dari keluarga oleh komunitas tersebut.

“Warga SAD di sini masih berpindah-pindah, namun mereka memiliki kampung tetap di Desa Olak Besar,” ujar Serka Giman. Ia menjelaskan, salah satu tantangan utama warga SAD adalah kesulitan mencari makan dan berburu akibat hutan yang beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit.

Baca :  Kasad Pimpin Sertijab dan Alih Kodal Tiga Yonif, Tegaskan Penguatan Organisasi TNI AD Hadapi Tantangan Masa Depan

Dalam kesempatan itu, Serka Giman juga memberikan imbauan agar warga berhati-hati menggunakan senjata tradisional seperti senapan angin dan busur panah saat berburu, mengingat lokasi mereka dekat dengan kebun warga.

Baca :  Babinsa Koramil 415-12/Pasar Serap Aspirasi Pedagang Es Kelapa Muda Lewat Komsos

“Mereka kita beri nasihat agar tidak menggunakan senjata berbahaya saat berburu karena bisa membahayakan warga lain. Syukurnya, mereka menerima dengan senang hati,” tutup Serka Giman.

Melalui pendekatan humanis dan penuh empati, TNI terus hadir sebagai jembatan penghubung antara masyarakat adat dan lingkungan sekitar, menjaga harmoni dan keselamatan bersama.**)

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Babinsa dan Tim Gabungan Tinjau Tembok Bermasalah di Kebun Handil, Warga Khawatir Roboh

TNI-POLRI

Kasad Gandeng Bank Swasta Nasional untuk Rehabilitasi Rumah Prajurit TNI AD

TNI-POLRI

Pengamanan Ibadah Jumat Agung, TNI-Polri Hadir Berikan Rasa Aman di Jelutung

TNI-POLRI

Babinsa Kawal Mediasi Sengketa Lahan 6 Hektare di Kebun Handil

TNI-POLRI

Babinsa Wijaya Pura Ikuti Senam Sehat Bersama Warga, Pererat Kebersamaan dan Budaya Hidup Sehat

TNI-POLRI

Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Danramil Danau Teluk Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SMAN 7

TNI-POLRI

Babinsa Dampingi Poktan, Pantau Pertumbuhan Tanaman Padi di Wilayah

TNI-POLRI

Kodim 0415/Jambi Gelar Program Dapur Masuk Sekolah untuk Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Anak