Batanghari, Sriwijayadaily.com – Pemerintah Kabupaten Batanghari terus menggencarkan upaya menurunkan angka stunting dengan menyalurkan bantuan pangan kepada keluarga berisiko stunting (KRS). Salah satunya dilaksanakan di Desa Simpang Karmeo, Kecamatan Batin XXIV, Selasa (6/5), yang turut didampingi oleh Babinsa Koramil 415-03/Ma. Tembesi Kodim 0415/Jambi, Sertu Musa A.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan disalurkan kepada dua anak stunting, Agam Fadilah dan Radita, berupa beras 20 kg, daging 1,5 kg, susu 1,56 kg, kacang hijau 1 kg, telur 1 karvet, dan vitamin 1 kotak. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Desa Simpang Karmeo, Bapak Surisman, sebagai wujud nyata dukungan terhadap program nasional penurunan stunting.
Sertu Musa A menyatakan bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masa depan generasi bangsa. “Tumbuh kembang anak adalah investasi masa depan. TNI hadir untuk mendukung penuh program yang menyentuh langsung kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Kegiatan ini juga melibatkan Kepala Puskesmas Pembantu Ibu Noviar Pujianti, Amd.Kep., Pendamping Desa Bapak Herianto, dan Bidan Desa Ibu Netriani, Am.Keb. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat upaya penanganan stunting secara menyeluruh.**










