Plh. Dansatgas Karhutla Jambi Tegaskan Aksi Nyata Hadapi Puncak Musim Kemarau di TVRI Lewat Pendekatan Humanis, TNI AD Antar Dua Eks Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI Danramil 415-07/Pelayangan Hadiri Pembukaan MTQ, Tegaskan Komitmen Dukung Generasi Qurani Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Pererat Silaturahmi dengan Warga Tempino Melalui Komsos Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Hadiri Forum Ketua RT, Perkuat Sinergi Membangun Lingkungan

Home / TNI-POLRI

Kamis, 5 Juni 2025 - 08:00 WIB

TMMD ke-124 Ditutup, TNI dan Rakyat Lampung Timur Satukan Langkah Bangun Negeri

Lampung Timur – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan oleh Kodim 0429/Lampung Timur resmi ditutup oleh Danrem 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., pada Rabu (4/6/2025). Penutupan dilangsungkan secara khidmat di Lapangan Desa Itik Rendai, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur.

Kegiatan TMMD ini berlangsung sejak 6 Mei hingga 4 Juni 2025, mengedepankan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mengakselerasi pembangunan wilayah pedesaan, baik secara fisik maupun nonfisik.

Dalam amanat Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., yang dibacakan oleh Danrem 043/Gatam, disampaikan bahwa TMMD telah menunjukkan hasil nyata dalam mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Baca :  Babinsa dan Warga Payo Selincah Gotong Royong Bersihkan Drainase, Cegah Banjir dan Jaga Kebersihan Lingkungan

“Semua capaian ini tentunya tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah provinsi, kabupaten, serta para tokoh masyarakat yang telah bersinergi selama pelaksanaan TMMD,” ujar Pangdam.

TMMD ke-124 oleh Korem 043/Gatam digelar di dua wilayah strategis, yaitu Desa Pemerihan, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat (Kodim 0422/LB) dan Desa Itik Rendai, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur (Kodim 0429/Lamtim).

Baca :  Babinsa Mersam Rutin Anjangsana, Perkuat Silaturahmi dan Deteksi Dini Wilayah

Rangkaian kegiatan mencakup pembangunan jalan, drainase, renovasi fasilitas umum, serta penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, dan bela negara kepada masyarakat desa.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tumbuh selama TMMD adalah kekuatan besar bangsa dalam mengatasi persoalan di akar rumput,” ujar Brigjen Rikas saat membacakan amanat Pangdam.

Ia menambahkan bahwa semangat kemanunggalan antara TNI dan rakyat merupakan fondasi utama dalam menjaga ketahanan nasional yang kokoh dan berkelanjutan.

Menutup sambutannya, Pangdam II/Sriwijaya mengajak seluruh masyarakat dan prajurit TNI untuk bersama-sama menjaga serta merawat hasil pembangunan yang telah dicapai.

Baca :  Babinsa Jambi Selatan Ajak Pelajar SMPN 26 Jauhi Geng Motor, Judi Online, dan Narkoba

“Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT, serta ucapan Alhamdulillaahirabbil’aalamiin, pada hari ini TMMD Ke-124 TA 2025 secara resmi saya nyatakan ditutup,” pungkasnya.

Acara penutupan turut dihadiri oleh Bupati Lampung Timur, Ketua DPRD, Forkopimda, OPD, Wadandenpom II/3 Lampung, perwakilan Yonif 143/TWEJ, Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, serta tokoh agama, pemuda, dan masyarakat.

Momen ini menjadi peneguh bahwa kemanunggalan TNI-rakyat bukan sekadar slogan, melainkan ruh pengabdian yang terus dihidupkan demi Indonesia yang lebih kuat dan merata pembangunannya.**)

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Hari Kebangkitan Nasional 2025: Danrem 043/Gatam Ajak Masyarakat Bangkit dan Bersatu

TNI-POLRI

Letkol Inf Beni Pastikan Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis di Muaro Jambi

TNI-POLRI

Kasad Sambut Kunjungan Presiden RI dan Presiden Prancis di Akademi Militer Magelang

TNI-POLRI

Polresta Jambi Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan 2026

TNI-POLRI

Babinsa Pastikan Tepat Sasaran dalam Penyaluran Bansos Dinsos di Kenali Asam Atas

TNI-POLRI

TNI AD Fair 2025: Dua Hari Kebersamaan Prajurit dan Rakyat di Monas

TNI-POLRI

KSAL Pimpin Pergantian Enam Jabatan Strategis TNI AL

TNI-POLRI

Babinsa Ajak Warga Cegah Karhutla Lewat Komunikasi Sosial di Teluk Ketapang