Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / Nasional

Sabtu, 8 Oktober 2022 - 09:10 WIB

Tangis Haru Sang Nenek Disertai Doa Tanpa Henti Untuk Keluarga Besar Raja Aibon Kogila

Tangis Haru Sang Nenek Disertai Doa Tanpa Henti Untuk Keluarga Besar Raja Aibon Kogila (Foto : Istimewa)

Tangis Haru Sang Nenek Disertai Doa Tanpa Henti Untuk Keluarga Besar Raja Aibon Kogila (Foto : Istimewa)

Intan Jaya, sriwijayadaily.co.id – “Tidak ada yang kebetulan di dunia ini”, mungkin itulah salah satu kalimat yang penting untuk selalu kita pegang. Mama Tua, kadang juga Nenek Tua, itulah panggilan yang selalu ditujukkan jika menyebut atau menyapa Sang Nenek.

Sang Nenek selalu bepergian dengan salah satu cucunya yang sudah Yatim, Alison Sani atau Anita Sani. Sang Nenek, yang merupakan salah satu warga Suku Moni, tinggal di sebuah Honai kecil di Kampung Mamba Papua.

Kedatangan Nenek bersama cucunya, hanya untuk mengantarkan ubi, kacang tanah dan sawi khusus diberikan untuk Bapa Raja/Sonobi Gunung sebutan Suku Intan Jaya kepada Dansatgas Organik Yonif Para Raider 305/ Tengkorak di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Jumat (7/10/2022).

Baca :  Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Tangisan dan doa yang keluar dari mata dan mulut Nenek adalah yang kedua kalinya, setelah yang pertama terjadi di jalan, depan Posramil Kodim Persiapan.

Dengan bahasa Indonesia bercampur bahasa Moni, Sang Nenek mengatakan bahwa barang bawaannya tersebut khusus dibeli dan dipilih yang paling baik di Pasar Sugapa untuk Raja Tengkorak alias Raja Aibon Kogila (Dansatgas).

Baca :  Babinsa Pasir Panjang Tekankan Kolaborasi dalam Musyawarah Pembangunan Kelurahan

“Beli, pasar”. Ucap Sang Nenek disertai gerakan tangan dan bahasa tubuh saat beliau menjelaskan kepada Ardy, Dansatgas YPR 305/Tengkorak.

Para Ksatria Tengkorak yang ditemani oleh Budi Sondegau personel Polres Intan Jaya yang juga anak asli Intan Jaya, kaget dan terharu mendengar penjelasan Sang Nenek. Tak terasa, terlihat mata Raja turut berkaca-kaca.

Raja Tengkorak (Dansatgas YPR 305/Tengkorak) memberikan beras kepada Nenek, sambil menyerahkan sedikit beras, Mie Instan dan sejumlah uang untuk membantu meringankan beban Sang Nenek.

Baca :  Timnas Indonesia Naik Peringkat FIFA Jelang FIFA Series 2026

Dengan tangisan Nenek mengambil tali kasih, tak tahan melihat sang nenek menangis Dansatgas Raja Tengkorak mengatakan tidak perlu beli di Pasar untuk memberikan kepadanya.

“Justru Nenek kesini saja jika ada perlu beras, obat dan makanan lainnya,” ungkap Dansatgas Ardy.

“Tuhan Yesus memberkati. Amakanie. Itulah yang sering keluar dari mulut Sang Nenek.”

“Sebelum kembali ke Honai, saya mengalungkan kalung Salib di leher Sang Nenek. Tidak lupa menitipkan dua kalung untuk Alison dan Anita Sani, serta beberapa buah Beng-Beng,” pungkas Ardy. (Pendam XVII/Cenderawasih).

Share :

Baca Juga

Nasional

Babinsa Lebak Bandung Hadiri Pembukaan Turnamen Bola Voli Antar Forum RT Se-Kecamatan Jelutung

Nasional

Kodim 0415/Jambi Gelar Apel Kembali Cuti Lebaran

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Buka Baksos Donor Darah Secara Serentak Sambut Hari Juang TNI AD Dan HUT Ke-76 Kodam II/Swj

Nasional

Korem 042/Gapu Bersama IKA SMAN 3 Jambi Peduli Vaksinasi

Nasional

Taruna AAL Tingkat lll Korps Teknik Lattek Bongkar Pasang Mesin Diesel

Nasional

TNI Kerahkan Kapal Perang Bikin Kocar-Kacir Pasukan Musuh

Nasional

Tingkatkan Kualitas Gizi Anak, Satgas TNI 321 Kostrad Bagikan Susu Gratis

Nasional

Dandim 0415/Jambi Pimpin Tradisi Satuan Penerimaan Personil Baru