MUARO JAMBI – Wakil Komandan Korem melalui Kepala Staf Korem (Kasrem) 042/Garuda Putih, Kolonel Inf Davy Darma Putra, S.I.P., M.I.P., bersama Kepala BPBD Provinsi Jambi, H. Bachyuni Deliansyah, S.H., M.H., meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (22/7/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan Karhutla berjalan optimal sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi di lapangan.
Rombongan terlebih dahulu tiba di Pelabuhan Suak Kandis, Kelurahan Tanjung, dan disambut oleh Danramil 415-01/Suak Kandis, Kapten Inf Yulga Mahendri, bersama Camat Kumpeh, Benyamin, S.IP. Selanjutnya, rombongan menggunakan dua unit speed boat menuju Desa Rantau Panjang untuk meninjau langsung sejumlah titik yang terdampak kebakaran.
Di lokasi, Kasrem bersama Kepala BPBD mengevaluasi perkembangan penanganan yang telah dilakukan tim gabungan sekaligus mengidentifikasi langkah lanjutan agar kebakaran tidak meluas.
Kasrem 042/Garuda Putih, Kolonel Inf Davy Darma Putra, menegaskan bahwa TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pengendalian Karhutla.
“Kami dari Korem 042/Garuda Putih bersama seluruh jajaran Kodim dan Koramil akan terus bersinergi dengan BPBD dan seluruh komponen untuk memadamkan api dan mencegah perluasan Karhutla. Kehadiran kami di sini untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi. Kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan adalah prioritas utama kita,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi Jambi, H. Bachyuni Deliansyah, mengatakan peninjauan lapangan penting dilakukan untuk mengetahui kondisi riil sekaligus menentukan kebutuhan penanganan yang paling mendesak.
“Peninjauan ini penting untuk mengetahui langsung kondisi di lapangan dan kebutuhan yang mendesak. BPBD Provinsi Jambi bersama BPBD Kabupaten Muaro Jambi, TNI, Polri, dan relawan akan mengoptimalkan upaya pemadaman, pendinginan, dan pencegahan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,” katanya.
Danramil 415-01/Suak Kandis, Kapten Inf Yulga Mahendri, menambahkan bahwa personel Koramil bersama Satgas Karhutla terus melaksanakan patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, serta pemadaman dan pendinginan di lokasi terdampak untuk mencegah munculnya titik api baru.
Menurutnya, keberhasilan pengendalian Karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapsiagaan aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar.
Peninjauan berlangsung aman dan lancar. Melalui evaluasi langsung di lapangan, diharapkan langkah penanganan Karhutla di Desa Rantau Panjang dan wilayah sekitarnya dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan terpadu sehingga risiko meluasnya kebakaran dapat ditekan.
Sumber: Penerangan Korem 042/Garuda Putih.










