Babinsa Bantu Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Paal Merah, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik Babinsa Hadiri Pelepasan Siswa SDN 10/IV Kota Jambi, Dorong Semangat Lanjutkan Pendidikan Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga Mengungkap Fakta Di Balik Insiden Munisi Nyasar Di UNP, Tim Investigasi Gelar Uji Balistik Lapangan Pistol G-2 Combat Dandenpom II/2 Jambi Letkol CPM Deka Piro Sandira Pimpin Ziarah Rombongan Sambut HUT ke-80 Pomad

Home / Politik

Selasa, 27 Agustus 2024 - 15:37 WIB

Simpatisan dan Kader Golkar Kota Jambi Gelar Aksi Tolak Keputusan Rekomendasi DPP Golkar

Kota Jambi – Ketegangan mencuat di internal Partai Golkar Kota Jambi terkait Pilwako Jambi 2024. Pada Selasa (27/08/2024), simpatisan dan sejumlah kader Golkar Kota Jambi menggelar aksi unjuk rasa di markas DPD I Golkar Kota Jambi untuk menolak keputusan DPP Golkar yang merekomendasikan pasangan Maulana-Diza sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi.

Keputusan DPP Golkar ini memicu kekecewaan mendalam di kalangan kader lokal. Mereka merasa bahwa DPP telah mengabaikan kontribusi besar yang diberikan oleh Ketua DPD Golkar Kota Jambi, Budi Setiawan.

Baca :  Babinsa Marga Mulya Intensifkan Komsos, Pererat Hubungan dengan Warga

Budi, yang sudah lama dikenal sebagai tokoh penting di Golkar, baru saja berhasil membawa partai ini meraih kemenangan signifikan di Pemilu Legislatif 2024, dengan mengantongi 8 kursi di DPRD Kota Jambi. Kemenangan ini adalah yang pertama bagi Golkar Kota Jambi dalam dua dekade terakhir.

Namun, alih-alih mendukung Budi Setiawan sebagai calon wali kota dari internal partai, DPP Golkar justru memberikan rekomendasi kepada Maulana, seorang tokoh yang bukan kader Golkar. Keputusan ini dinilai oleh simpatisan dan kader Golkar Kota Jambi sebagai bentuk pengkhianatan terhadap perjuangan Budi Setiawan.

Baca :  Sambut Idul Adha 1447 H, Warga LDII Tambaksari Kompak Gotong Royong Siapkan Lokasi Kurban

Dalam orasi yang disampaikan selama aksi unjuk rasa, massa dengan tegas menyatakan bahwa mereka menolak rekomendasi yang diberikan kepada Maulana dan meminta DPP Golkar untuk mengembalikan rekomendasi tersebut kepada Budi Setiawan.

“Kami menolak rekomendasi Golkar yang diberikan kepada Maulana. Kami menuntut DPP mengembalikan rekomendasi tersebut kepada Budi Setiawan, yang merupakan kader sejati Golkar dan telah berjuang keras untuk kemenangan partai ini di Kota Jambi,” tegas salah satu orator dalam aksi tersebut.

Baca :  Anjangsana Babinsa Dorong Komunikasi dan Kondusifitas Wilayah Desa

Setelah melakukan aksi di markas DPD Golkar Kota Jambi, para simpatisan dan kader Golkar berencana melanjutkan aksi mereka ke kantor DPD Golkar Provinsi Jambi untuk menyuarakan tuntutan mereka dengan harapan mendapatkan perhatian lebih dari pimpinan partai di tingkat provinsi.

Situasi ini menunjukkan adanya potensi perpecahan dalam tubuh Golkar di tingkat lokal, terutama menjelang kontestasi Pilwako Jambi 2024.

Keputusan akhir dari DPP Golkar terhadap tuntutan ini akan sangat menentukan apakah partai dapat mempertahankan soliditasnya di Kota Jambi atau tidak.**

Share :

Baca Juga

Politik

Ini Kata Bakal Calon Walikota Jambi Budi Setiawan Usai Bertemu Dengan Fadhil Arief

Politik

Budi Setiawan Bincang di JEK TV Sampaikan Gagasan Untuk Kota Jambi Berbudi

Opini

Bansos dan Money Politic di Pilkada, Cerminan Kegagalan Revolusi Mental

Politik

Golkar Berisiko Kehilangan Dukungan Besar Jika Tidak Usung Budi Setiawan di Pilkada Kota Jambi

Daerah

H. Budi Setiawan Tegaskan Partai Golkar Siap Perjuangkan Aspirasi Warga dalam Reses Dyah Kumala Dewi

Politik

PPP Mendukung Budi Setiawan Sebagai Calon Wali Kota Jambi: “Kepercayaan Ini Akan Saya Buktikan”

Politik

Partai Politik Pendukung Tegaskan Komitmen Berada Di Barisan Budi Setiawan

Politik

Duo Setiawan Siap Guncang Kota Jambi, Sore Ini Terima Rekomendasi Dari PSI