Timnas Indonesia Takluk 0-3 dari Vietnam, Laga Kontra Singapura Jadi Penentuan Nasib Garuda Babinsa Desa Awin Bantu Warga Turunkan Material Bangunan, Wujud Nyata Kepedulian TNI Babinsa Kelurahan Selamat Dampingi BPN dan PN Jambi Lakukan Pencocokan Lahan Sengketa, Pastikan Berjalan Aman dan Tertib Babinsa Paal Merah Bersama Warga Gotong Royong Cor Jalan Lingkungan, Wujudkan Akses yang Aman dan Nyaman Pererat Silaturahmi, Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Komsos Bersama Warga Desa Bukit Subur

Home / Politik

Senin, 26 Agustus 2024 - 13:45 WIB

Golkar Pilih Calon Lain Ketimbang Kader Sendiri yang Diakuinya Sebagai Jawara

Jambi – Partai Golkar akan segera menuntaskan proses pencalonan untuk Pilkada Serentak 2024 dengan menyerahkan dokumen B1 KWK kepada seluruh calon kepala daerah di Indonesia, termasuk di Kota Jambi.

Santer terdengar kabar bahwa dukungan untuk Kota Jambi akan diberikan kepada Maulana-Diza yang sama sekali bukan kader, dan bahkan tidak memiliki andil apapun dalam memenangkan Partai Golkar di Pemilu 2024.

Padahal, Golkar memiliki kader internal yang berprestasi, yakni Ketua DPD II Golkar Kota Jambi, Budi Setiawan. Di bawah kepemimpinan Budi Setiawan, Golkar mengalami peningkatan signifikan dalam perolehan kursi legislatif, dari 4 kursi menjadi 8 kursi, dan berhasil menduduki posisi Ketua DPRD Kota Jambi periode 2024-2029.

Baca :  Kasad Lari Bersama 10 Ribu Peserta Meriahkan HUT ke-65 Kostrad

Kinerja Budi Setiawan yang mengembalikan kejayaan Golkar setelah hampir 20 tahun menjadi sorotan positif.

Namun, meski Budi Setiawan telah menunjukkan prestasi dan dedikasi tinggi terhadap partai, Golkar memilih untuk mendukung calon lain, yang tidak memiliki kontribusi atau rekam jejak dalam mendukung partai. Keputusan ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan kader Golkar dan pengamat politik.

Pengamat politik dari Universitas Jambi (UNJA), Nasuhaidi, menilai keputusan Golkar sebagai langkah pragmatis yang mengabaikan kontribusi kader internal.

Baca :  Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hadiri Rapat Bersama Perangkat Desa dan Tokoh Masyarakat di Sungai Lingkar

“Sebagai partai besar dan mapan, seharusnya Golkar memberikan penghargaan atau keistimewaan kepada kader yang telah berkomitmen dan konsisten, seperti Budi Setiawan,” ujarnya, Senin (26/8/2024).

Nasuhaidi juga menambahkan bahwa keputusan ini menunjukkan kurangnya konsistensi dalam pengelolaan partai.

Senada dengan Nasuhaidi, pengamat politik senior UNJA, Navarin Karim, menyayangkan langkah pragmatis yang diambil oleh DPP Partai Golkar.

“Saat ini, kita melihat adanya hegemoni politik dari elit pusat hingga tingkat daerah, yang mengabaikan otoritas dan keinginan lokal,” ungkap Navarin.

Ia menilai bahwa keputusan tersebut mencerminkan situasi politik yang kacau dan disayangkan bagi politik yang normal dan lurus.

Baca :  Danrem 042/Gapu: Pencegahan Jadi Kunci Utama Pengendalian Karhutla di Jambi

Navarin juga menganggap bahwa keputusan DPP Golkar mungkin dipengaruhi oleh kepentingan pribadi aktor di daerah yang mengabaikan suara dan keinginan masyarakat serta kader daerah.

“Ada kemungkinan bahwa kepentingan individu di daerah mempengaruhi keputusan di pusat, sehingga suara dan aspirasi lokal dikesampingkan,” tutupnya.

Dengan latar belakang ini, keputusan Golkar untuk mendukung calon di luar kader internal menimbulkan kekhawatiran tentang konsistensi dan kredibilitas partai dalam mendukung kader yang telah menunjukkan prestasi signifikan.**

Share :

Baca Juga

Politik

DPP Partai Golkar Berikan Sinyal Dukungan untuk Budi Setiawan di Pilwako Jambi 2024

Politik

Syarat Pilwako Jambi Minimal 9, Budi Setiawan Sudah Pegang 10

Politik

Perbedaan Surat Rekomendasi dan Surat Keputusan dalam Pencalonan Kepala Daerah

Politik

Budi Setiawan Bincang di JEK TV Sampaikan Gagasan Untuk Kota Jambi Berbudi

Politik

Kode Berpasangan Lagi di Pilgub Jambi, Inilah Bukti Keakraban Al Haris dan Abdullah Sani

Politik

“Duo Setiawan” Resmi Terima Dukungan dari PSI untuk Pilwako Jambi 2024

Politik

Budi Setiawan: Golkar Siap Pimpin Kota Jambi Menuju Pembangunan Lebih Baik

Politik

Golkar 8 Kursi di Kota, Budi Setiawan Optimis Menangkan Pilwako Jambi 2024