JAMBI – Di tengah suasana hangat bulan Syawal, silaturahmi menjadi cara sempurna untuk mengeratkan hubungan antarpartai. Seperti yang terjadi pada Senin (6/4/2026) di kediaman H. Budi Setiawan, Ketua DPD Partai Golkar Kota Jambi, di Kecamatan Jambi Selatan.
Momen halal bihalal yang digelar di sana bukan hanya untuk saling bermaafan pasca-Hari Raya Idulfitri, namun juga untuk membuka ruang diskusi politik yang konstruktif.
Kunjungan ini dihadiri oleh jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Jambi yang dipimpin langsung oleh ketuanya, bersama sejumlah pengurus lainnya. Budi Setiawan, sebagai tuan rumah, didampingi oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Jambi, Iin Habibi, dan jajaran pengurus lainnya. Meskipun pertemuan ini bersifat informal, suasana yang tercipta sangat penuh keakraban dan saling pengertian.
“Ini sebuah kehormatan bagi kami,” ujar H. Budi Setiawan, menanggapi kunjungan yang penuh makna tersebut. “Silaturahmi seperti ini sangat penting, bukan hanya untuk membangun hubungan baik, tetapi juga untuk menjaga keharmonisan dalam politik,” tambahnya.
Selain saling bermaafan, pertemuan ini juga berkembang menjadi ruang diskusi yang lebih substantif. Kedua belah pihak membahas isu-isu penting yang tengah dihadapi Kota Jambi, mulai dari pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga penguatan nilai-nilai religius yang menjadi landasan kehidupan masyarakat.
Budi Setiawan mengungkapkan bahwa gagasan yang disampaikan oleh PKS Kota Jambi sangat berarti, terutama dalam merumuskan arah pembangunan Kota Jambi yang tidak hanya berfokus pada kemajuan fisik, tetapi juga pada penguatan karakter masyarakat yang religius. “Banyak ide yang disampaikan sangat berharga, dan ini akan menjadi bagian penting dalam pembangunan kota ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, pihak PKS Kota Jambi menekankan bahwa silaturahmi ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk nyata dari upaya membangun sinergi lintas partai untuk kepentingan masyarakat. Ketua PKS Kota Jambi menyampaikan, “Kegiatan ini adalah langkah konkret dalam menguatkan komunikasi antarpartai demi kemajuan kota. Kami berharap ini dapat mempererat hubungan kami, dan ke depan, kami bisa terus bekerja sama untuk membangun Kota Jambi yang lebih baik.”
Pertemuan ini menjadi sinyal positif bagi dinamika politik Kota Jambi. Walau berbeda pandangan dan ideologi, kedua belah pihak sepakat bahwa kepentingan masyarakat adalah hal utama. Melalui dialog yang terbuka, sinergi antarpartai diharapkan dapat mendorong kemajuan Kota Jambi yang lebih religius, berdaya saing, dan harmonis di masa depan. (Rosyid/red)










