SRIWIJAYADAILY.COM – Kedatangan Pangdam XXI/Raden Inten (RI) Mayjen TNI Kristomei Sianturi di Makodam XXI/RI, Bandar Lampung, pada Sabtu siang disambut hangat jajaran Korem serta Persit. Sebuah prosesi sederhana namun sarat makna digelar: pengalungan kain tapis, warisan khas Lampung, dan pemberian bunga tangan kepada Ketua Persit KCK Daerah XXI/RI, Ny. Asti Kristomei Sianturi.
Kristomei, putra kelahiran Kotabumi, Lampung Utara, bukan nama asing di tubuh TNI AD. Lulusan Akademi Militer 1997 ini kini memegang amanah sebagai Pangdam XXI/RI pertama sejak peresmian Kodam XXI/Raden Inten oleh Presiden Prabowo Subianto awal Agustus lalu. Kehadirannya sekaligus menandai babak baru perjalanan Kodam yang menaungi wilayah Lampung dan Bengkulu.
Usai transit sejenak, Kristomei bersama jajaran pejabat utama Kodam XXI/RI menyapa prajurit, PNS, dan anggota Persit di Aula Sudirman. Suasana akrab terasa ketika Pangdam menyampaikan arahannya. Ia menekankan pentingnya soliditas, loyalitas, dan etos kerja yang tinggi dalam mengawal satuan baru ini.
“Lembaran baru harus dibuka dengan semangat, tekad, dan harapan,” ucapnya. Nada tegasnya dibarengi ajakan untuk menjadikan Kodam XXI/RI sebagai satuan yang lebih responsif dan profesional. Ia mengingatkan, tugas yang diemban tak ringan, tetapi disiplin dan kebersamaan akan menjadi kunci keberhasilan.
Kristomei juga menekankan pentingnya bekerja dengan hati. “Jika semua dikerjakan dengan ikhlas, maka akan terasa ringan dan hasilnya pun bermanfaat,” ujarnya.
Momentum ini, katanya, mesti dijadikan titik awal untuk menorehkan prestasi, menjaga kehormatan, sekaligus meningkatkan kualitas kerja. Ia berharap Kodam XXI/RI bisa berkembang menjadi satuan yang solid, membanggakan TNI AD, dan memberi kontribusi nyata bagi bangsa.
Kehadiran Pangdam baru dengan latar belakang daerah asal yang sama dengan lokasi Kodam memberi makna simbolis: kembalinya putra Lampung untuk membangun tanah kelahirannya melalui jalur pengabdian militer.**










