Ngopi Pagi di Jambi: Dari Kepemimpinan RT hingga Strategi Bisnis Babinsa Kembang Tanjung Tanamkan Disiplin dan Karakter Siswa Sejak Dini Gotong Royong Bangkitkan Semangat Kebersamaan di Muara Bulian Ngopi Bareng Seklur, Babinsa Perkuat Sinergi dan Kamtibmas Hadir di Tengah Warga, Babinsa Ikuti Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Home / Nasional

Rabu, 24 November 2021 - 16:39 WIB

Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Rakor Optimalisasi Lahan Rawa Di Kabupaten Banyuasin

SRIWIJAYADAILY

Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Optimasi Lahan Rawa di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan TA 2021, bertempat di Ruang Gatot Subroto Makodam II/Swj Jalan Jenderal Sudirman KM 2,5 Palembang, Rabu (24/11/2021).

Rapat tersebut, turut dihadiri oleh Aster Kasdam II/Swj Kolonel Arh Fithrizal Setiawan, S.Sos, MSc, Kadistan Provinsi Sumsel Dr Ir R Bambang Pramono MSi, Kabid PSP Prov. Sumsel, Kepala Pertanian Kab. Banyuasin, Kadistan Tanaman Pangan Holtikultura Kab. Banyuasin dan Kepala Tim Konsulat Pengawas.

Baca :  Pemerintah Umumkan Pemberian THR dan BHR Idulfitri 2026

Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan semoga pekerjaan untuk mengoptimalisasi lahan rawa ini sampai kedepannya dapat berjalan dengan baik.

“Mudah-mudahan kendala-kendala yang dilaksanakan nanti dapat kita eliminir sekecil-kecilnya, sehingga kedepannya kita dapat memiliki banyak wadah. Dan progres-progres berjalan dengan baik”, harap Pangdam.

Sementara itu, Aster Kasdam II/Swj Kolonel Arh Fithrizal Setiawan memaparkan bahwa, secara umum pekerjaan optimasi lahan rawa yang dilaksanakan terkendala oleh faktor alam (curah hujan tinggi), apabila dilihat dari sisa waktu yang ada sehingga perlu diadakan adendum kontrak tentang penambahan waktu.

Baca :  Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Kenegaraan Try Sutrisno di TMP Kalibata

Selanjutnya, terdapat dua lokasi yaitu desa Tebing Abang, warga meminta ganti rugi dan desa Rantau Harapan yang terkendala oleh warga tidak setuju, sehingga perlu adanya penyelesaian terkait perizinan lokasi tersebut.

Kemudian, sambung Aster, terdapat tiga lokasi (820 Ha) tidak memungkinkan untuk dikerjakan yaitu, desa Kemang Bejalu, Penandingan dan Semuntul yang terkendala oleh faktor alam (curah hujan tinggi), menurut keterangan dari Kades dan warga setempat bahwa, air akan surut hingga bulan Juni sampai Agustus. Sehingga pekerjaan hanya dapat dilaksanakan pada rentan waktu tersebut dan membutuhkan adendum kontrak tentang penambahan waktu sampai tahun depan.

Baca :  PB IPSI dan PERSINAS ASAD Bagikan 1.000 Takjil, Tegaskan Peran Sosial Pesilat

“Lokasi yang masih memungkinkan untuk dikerjakan, akan diupayakan dengan penambahan alat sedangkan lokasi yang berat untuk dikerjakan akan diupayakan skala prioritas (pengadaan pompa, dan lain-lain)”, urai Kolonel Arh Fithrizal. (Pendam II/Swj)

Share :

Baca Juga

Nasional

Kasad Pimpin Sertijab Dua Jabatan Strategis di TNI AD

Nasional

Pangdam XVII/Cenderawasih : Kunjungan Panglima TNI Dan Kapolri Merupakan Berkah Di Tanah Papua

Nasional

Masyarakat Agandugume Antusias Dan Haru Menyambut Misi Kemanusiaan TNI

Daerah

Memasuki 2022, Ini Target Kemendes PDTT

Nasional

Pabung Muaro Jambi Beserta Forkopimda Ikuti Sosialisasi dan Doa Bersama Jelang Pemilu 2024

Nasional

Satgas YR 142/KJ Tanamkan Kedisiplinan Kepada Siswa SMAN 1 Elelim

Nasional

Korem 081/DSJ Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Nasional

Dandim 0415/Jambi Terima Penghargaan Atas Kontribusinya Dalam Peningkatan Kesertaan KB Dari BKKBN