Sebapo, SRIWIJAYADAILY — Di sebuah warung kopi sederhana di Desa Markanding, Kecamatan Bahar Utara, komunikasi antara aparat dan warga berlangsung tanpa sekat. Babinsa Desa Markanding Koramil 415-13/Sebapo Kodim 0415/Jambi, Sertu Amat Sulitajaya, memilih cara yang tak formal untuk menjalin komunikasi sosial: duduk, ngopi, dan berbincang langsung dengan warga, Selasa, 23 Desember 2025.
Bagi Babinsa, warung kopi bukan sekadar tempat bersantai. Di ruang inilah berbagai keluhan, harapan, dan persoalan warga mengalir apa adanya. Mulai dari isu keamanan lingkungan hingga kebutuhan dasar masyarakat desa. Suasana yang cair membuat dialog berlangsung lebih terbuka.
“Di tempat seperti ini, warga lebih lepas bicara. Kami bisa mendengar langsung apa yang mereka hadapi, lalu mencari solusi bersama,” kata Sertu Amat Sulitajaya.
Selain menyerap aspirasi, ia juga menyampaikan pesan-pesan terkait ketertiban lingkungan, pentingnya menjaga kesehatan, serta ajakan agar warga ikut terlibat dalam program pembangunan desa. Pendekatan ini, menurutnya, lebih efektif dibandingkan pertemuan formal yang kerap berjarak.
Warga menilai kehadiran Babinsa di tengah mereka memberi rasa aman sekaligus perhatian. Interaksi yang rutin dan tidak kaku dinilai memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat teritorial.
Model komunikasi semacam ini menjadi bagian dari upaya Babinsa menjaga hubungan TNI dengan rakyat tetap dekat dan relevan. Di tingkat desa, pendekatan sederhana justru menjadi fondasi penting bagi terciptanya keamanan, ketertiban, dan keberlanjutan pembangunan.**
Sumber: Kodim 0415/Jambi










