Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / Nasional

Selasa, 13 Agustus 2024 - 19:15 WIB

Menggapai Asa di Senja Usia: Warakawuri dan Harapan Baru dari Program TMMD

Muarojambi – Di sudut Desa Bukit Mas, Bahar Tengah, Kabupaten Muarojambi, Ibu Latifah, seorang Warakawuri berusia 61 tahun, menjalani hari-harinya dengan penuh rasa syukur dan haru.

Sebagai seorang janda yang ditinggal suaminya hampir dua tahun lalu, ia hidup sendirian dalam rumah yang sudah tak layak huni. Namun, seiring waktu, doa-doanya terjawab melalui Program TMMD ke-121 yang digagas oleh TNI Angkatan Darat.

Selama bertahun-tahun, rumah sederhana milik Ibu Latifah menjadi saksi bisu perjuangannya melawan kesendirian dan kesulitan. Setiap kali hujan turun, ia terjaga sepanjang malam, mengamankan barang-barang agar tak basah oleh air yang merembes dari atap rumahnya yang bocor. Namun, segala keletihan itu kini mulai terhapus ketika para prajurit TNI datang untuk memberikan harapan baru.

Baca :  PPN Jambi Audiensi dengan Wali Kota, Siap Sukseskan HUT Kota Lewat Turnamen Futsal

“Rumah ini adalah anugerah dari Allah melalui TNI,” ucap Ibu Latifah dengan suara bergetar.

Rasa syukur yang ia rasakan begitu mendalam, hingga tak ada kata yang bisa menggambarkan kebahagiaannya saat ini. Baginya, rumah yang sedang diperbaiki oleh tangan-tangan para prajurit bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol dari kasih sayang dan perhatian yang selama ini ia dambakan.

Pengerjaan rehabilitasi rumah Ibu Latifah telah mencapai 30 persen pada Selasa (13/8). Setiap hari, Ibu Latifah menyaksikan para prajurit yang bekerja keras, memberikan sentuhan perbaikan di rumahnya yang dulu rapuh. Melihat hal itu, ia merasa tak lagi sendirian di dunia ini.

Baca :  Babinsa Bantu Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Paal Merah, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik

“Setiap hari saya melihat mereka bekerja, saya merasa tidak sendirian lagi. Mereka sangat peduli,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Ibu Latifah, yang kini memasuki senja usianya, merasa bahwa rumah ini akan menjadi tempatnya menghabiskan sisa hidup dengan tenang.

“Ini adalah berkah terbesar yang saya terima setelah suami saya meninggal,” tambahnya dengan penuh haru.

Sebagai seorang ibu dari tiga anak, Ibu Latifah berharap bantuan seperti ini juga dapat dirasakan oleh Warakawuri lain yang mungkin sedang mengalami kesulitan serupa.

Baca :  ISPO Didorong Jadi Standar Global, Sawit Indonesia Tembus USD 36,4 Miliar

“Saya berharap, di luar sana, Warakawuri lain juga mendapatkan perhatian dan bantuan seperti saya. Ini sangat berarti bagi kami yang ditinggalkan,” tutupnya dengan doa.

Kisah Ibu Latifah adalah cerminan bagaimana perhatian dan kepedulian dapat mengubah hidup seseorang, terutama mereka yang berada dalam situasi sulit.

Di tengah segala keterbatasan, bantuan yang tulus menjadi sinar harapan yang menghidupkan kembali semangat dan rasa percaya bahwa di luar sana, masih ada tangan-tangan yang peduli dan siap membantu. **

Share :

Baca Juga

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Ikuti Rakornas Gulben Tahun 2022

Nasional

Wujud Sinergitas, TNI-Polri di Kabupaten Bungo Gelar Apel Gabungan

Nasional

Danrem 174/ATW Merauke Terima 1 Pucuk Senjata Pistol Revolver Dari Kelompok Separatis Teroris Papua

Nasional

Jaga Kebugaran Tubuh, Dandim 0415/Jambi Bersama Prajurit dan Persit Lakukan Senam Kesegaran Jasmani

Nasional

Babinsa Beliung Mendampingi Pencanangan Imunisasi Polio di Kota Jambi

Nasional

Semarak Kemerdekaan, Kodim 0420/Sarko Gelar Berbagai Perlombaan

Daerah

Kementan Pastikan Penyakit LSD Sapi tidak Berbahaya bagi Manusia

Nasional

Kolonel Inf Marsal Denny Resmi Jabat Komandan Kodim 0415 Jambi