Babinsa Dampingi Petani Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan di Mersam Inovasi Batik Tapis, Upaya Menjaga Tradisi Lampung Tetap Relevan Figur Muda dan Profesional Warnai PAN Kota Jambi Ngopi Pagi di Jambi: Dari Kepemimpinan RT hingga Strategi Bisnis Babinsa Kembang Tanjung Tanamkan Disiplin dan Karakter Siswa Sejak Dini

Home / Nasional

Sabtu, 19 Februari 2022 - 10:25 WIB

KST Kembali Melancarkan Aksi Teror, Satu Anggota TNI Luka Tembak

Praka Fermansyah anggota Satgas Lanud Kopasgat di Bandara Aminggaru Ilaga, Distrik Omukia Kabupaten Puncak yang menjadi korban luka tembak oleh Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua, pada hari Sabtu (19/2) Pukul 07.56 Wit. FOTO : PENDAM XVII/CENDERAWASIH

Praka Fermansyah anggota Satgas Lanud Kopasgat di Bandara Aminggaru Ilaga, Distrik Omukia Kabupaten Puncak yang menjadi korban luka tembak oleh Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua, pada hari Sabtu (19/2) Pukul 07.56 Wit. FOTO : PENDAM XVII/CENDERAWASIH

SRIWIJAYADAILY.CO.ID, Jayapura – Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua kembali berulah dengan melakukan aksi teror mengganggu keamanan warga dengan melakukan perampokan, pengacauan keamanan bahkan melakukan pembunuhan keji, sehingga label sebagai gerombolan kriminal teroris sangat pantas disematkan kepada KST di Papua.

Menyikapi aksi teror yang dilakukan KST tersebut, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, S.H., M.H mengungkapkan bahwa Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua selalu menebar aksi teror kepada masyarakat dan menciptakan situasi Tanah Papua tidak kondusif.

Baca :  Ramadhan dan Pengabdian Tanpa Akhir

“Kali ini aksi teror dilakukan KST, pada hari Sabtu (19/2) Pukul 07.56 Wit dengan menembak aparat TNI yaitu Satgas Lanud Kopasgat di Bandara Aminggaru Ilaga, Distrik Omukia Kabupaten Puncak, yang mengakibatkan 1 orang Praka Fermansyah terkena tembakan pada bagian bahu kanan,” jelas Aqsha.

“Korban yang tertembak merupakan anak bangsa Indonesia asli Papua dari Suku Biak. Saat ini korban Praka Fermansyah dalam kondisi Sadar dan sudah dievakuasi menuju Puskesmas Ilaga, Kabupaten Puncak dengan menggunakan Ambulance Milik Bandara Ilaga. Selanjutnya direncanakan Korban akan di evakuasi menggunakan Heli TNI AU menuju Bandara Mozes Kilangin Mimika,” tambahnya.

Baca :  Rakerwil PPN Jambi 2026 Perkuat Peran Pemuda Menuju Jambi Bahagia

Selanjutnya Kolonel Aqsha mengatakan bahwa gerombolan tersebut yang menembak aparat TNI sudah banyak melakukan aksi teror dan kekerasan.

“Aksi teror yang mereka lakukan sangat biadab, melanggar HAM,  tidak berperikemanusiaan, bahkan jelas tidak menginginkan pembangunan berjalan di Papua,” jelasnya.

“Banyak fakta menunjukkan mereka adalah teroris, bahkan kerap menyebar berita Hoax dan merusak fasilitas umum. Kami mohon doanya agar aparat TNI ditembak KST segera pulih dan dapat bertugas kembali” ungkapnya.

Baca :  Babinsa Danau Teluk Dukung Pengrajin Perahu Tradisional, Lestarikan Kearifan Lokal

Lebih lanjut Kapendam XVII/Cenderawasih berharap aksi teror oleh KST segera dihentikan karena mengganggu jalannya roda pembangunan di Papua.

“Mari kita membangun Papua, menciptakan kedamaian, sehingga terwujud kesejahteraan masyarakat di Bumi Cenderawasih yang kita cintai bersama ini,” harap Pamen Melati Tiga ini.

Artikel ini dikutip dari keterangan resmi Pendam XVII/Cenderawasih dengan Judul : KST Kembali Melancarkan Aksi Teror Menembak Aparat TNI

Share :

Baca Juga

Nasional

Babinsa Kelurahan Kenali Besar Hadiri Pertemuan Forum RT untuk Perkuat Sinergi dan Keamanan

Nasional

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan Sambut Kedatangan Wapres RI Di Bandara Sentani

Nasional

Lestarikan Adat Istiadat, Babinsa Koramil 10/JS Hadiri Sedekah Bumi

Nasional

Dihadapan Ratusan Siswa, Dandim Kerinci Berpesan “Kejar Cita-cita Dengan Berprestasi” 

Nasional

Ikuti Perkembangan Industri, Pertamina Sesuaikan Harga BBM Non Subsidi

Nasional

Kenyam Menjadi Tempat Kunker Pertama Brigjen TNI J.O. Sembiring

Nasional

Lulusan STHM Agar Kembangkan Humble Leadership di samping Ilmu Hukum Militer

Nasional

Korem 173/PVB Sampaikan Belasungkawa Kepada Keluarga Korban Kekejaman KST