Babinsa Olak Kemang Hadiri Pemakaman Warga, Wujud Kepedulian dan Kedekatan TNI dengan Masyarakat Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Payo Lebar Hadiri Penutupan dan Pembongkaran TPS di Kecamatan Jelutung Jalin Keakraban dengan Warga, Babinsa Koramil Jambi Timur Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat Pererat Silaturahmi dengan Warga, Babinsa Koramil Pelayangan Aktif Laksanakan Komsos di Wilayah Binaan Perkuat Sinergi Wilayah, Babinsa Koramil Pasar Dampingi Silaturahmi Kelurahan Beringin

Home / Nasional

Minggu, 26 Mei 2024 - 14:35 WIB

KRI Diponogoro-365 Laksanakan Gunnery Exercise DI Zona Barbara, Laut Mediterania

Lebanon, sriwijayadaily.co.id – KRI Diponegoro-365 yang saat ini tergabung dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL, melaksanakan Gunnery Exercise (GUNNEX) atau latihan penembakan guna mempertahankan kesiapsiagaan tempur di Zona Barbara, Laut Mediterania, Lebanon pada Selasa (21/05/2024).

Gunnex dilaksanakan sebanyak 4 sesi yaitu penembakan Meriam OSRG 76 mm dengan metode remote Pusat Informasi Tempur (PIT) dan metode manual dari Target Designated Sight (TDS), penembakan Mitraliur Vector G2 20 mm kanan dan kiri, dilanjutkan dengan penembakan SKWS Terma Decoy secara remote PIT dan manual (CU anjungan) sebagai simulasi menetralisir ancaman incoming missile, serta diakhiri dengan penembakan sniper tipe AX 7,62 mm dalam skenario menghadapi ancaman asimetris.

Baca :  Pemerintah Umumkan Pemberian THR dan BHR Idulfitri 2026

Komandan KRI Diponegoro-365, Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu, menjelaskan pula bahwa latihan penembakan ini merupakan sarana yang sangat penting dalam menguji fungsi dari sistem Sensor, Weapon and Command (Sewaco) yang dimiliki oleh kapal dan mempertahankan profesionalisme serta naluri tempur prajurit pengawak dalam menghadapi perkembangan situasi yang sangat kompleks dan dinamis terutama di daerah misi perairan Lebanon.

Baca :  Babinsa Pelayangan Manfaatkan Lebaran untuk Pererat Kedekatan dengan Warga

Bentuk latihan seperti ini selaras dengan visi Panglima TNI “PRIMA”, yang salah satunya adalah TNI harus Profesional dalam memenuhi segala tuntutan tugas yang diberikan terutama di daerah konflik seperti Lebanon yang sampai dengan saat ini belum ada tanda-tanda akan menuju ke arah yang lebih kondusif. (Puspen TNI)

Baca :  ISPO Didorong Jadi Standar Global, Sawit Indonesia Tembus USD 36,4 Miliar

Share :

Baca Juga

Nasional

Kejagung Amankan Buronan Korupsi Belanja Daerah PALI

Nasional

Panglima TNI Kunjungan ke MUI Bahas Masalah Keagamaan dan Palestina

Nasional

Selama Nataru, Kemenhub Tidak Menambah Kapasitas Penerbangan

Nasional

Kodim 0415/Jambi Lounching BTPKLW TNI Tahun 2022

Nasional

Babinsa Bersinergi Jaga Keamanan Libur Nataru di Kabupaten Batanghari

Nasional

Peduli Sesama, Satgas Yonif 125/SMB Santuni Lansia Di Kampung Kartini

Nasional

Danramil Hadir Pada Acara Gerakan Pangan Murah Menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional Di Sungai Gelam

Nasional

Turnamen Tenis Lapangan Dandim 0416/Bute Cup Resmi Dibuka